Laporkan Masalah

APLIKASI TEKNOLOGI PEMANEN AIR HUJAN KOMUNAL DI DESA BANJARARUM KECAMATAN KALIBAWANG KABUPATEN KULONPROGO

REHANDIKA TWENTY O, Dr. Sc. Tech. Adhy Kurniawan S.T.

2019 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL

Penerapan aplikasi teknologi Pemanen Air Hujan atau disebut juga dengan Rainwater Harvesting di Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo dilakukan sebagai sebuah solusi dari berbagai permasalahan kekeringan dan sebuah permasalahan yang ditimbulkan oleh adanya instalasi air bersih yang tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penduduk. Instalasi tersebut merupakan program pemerintah yaitu PAMSIMAS pada tahun 2014/2015 berupa tangki penampung air berukuran 3000 liter atau 3 m3. Dengan proses analisa terkait perancangan dan pemasangan teknologi pemanen air hujan di Desa Banjararum, maka didapatkan 3 titik tangki dari total 24 titik tangki yang akan dipasangi teknologi ini. Tiga titik tangki tersebut meliputi tangki no. 8, no. 12 dan no. 14 yang berlokasi di tiga dusun yang berbeda. Titik potensi air hujan ini didapatkan melalui beberapa tahap dimulai dari pengambilan data teknis maupun non-teknis hingga data-data pendukung yang diambil langsung dari lapangan yang kemudian diolah dan dianalisis. Berdasarkan data curah hujan, Desa Banjararum memiliki rata-rata curah hujan sebesar 83,59 mm/minggu pada musim hujan dan 14,48 mm/minggu pada musim kemarau. Ini mengindikasikan desa ini memiliki potensi yang baik dalam aplikasi memanen air hujan khususnya pada saat musim hujan berlangsung. Air hujan yang dipanen melalui teknologi Pemanen Air Hujan ini dapat dimanfaatkan guna mencukupi kebutuhan air masyarakat yang berada di wilayah Desa Banjararum.

The application of Rainwater Harvesting technology, in Banjararum Village, Kalibawang District, Kulonprogo Regency is carried out as a solution to various drought problems and other problem that caused by clean water installations that cannot be utilized properly by the population. The installation is a government program, that called PAMSIMAS in 2014/2015 by giving a 3000 liter or 3 m3 water storage tank. With the analysis process related to the design and installation of rainwater harvesting technology in Banjararum Village, 3 tank points were obtained from a total of 24 tank points that will be fitted with this technology. The three points of the tank include tank no. 8, no. 12 and no. 14 are located in three different hamlets. The point of potential rainwater is obtained through several stages starting from taking technical and non-technical data to some supporting data that taken directly from the field, then would processed and analyzed as well. Based on rainfall data, Banjararum Village has an average rainfall of 83.59 mm / week in the rainy season and 14.48 mm / week in the dry season. This indicates that this village has good potential in the application of rainwater harvesting especially during the rainy season. Rainwater harvested through Rainwater Harvesting technology can be utilized to fulfill the water needs of people in the Banjararum Village area.

Kata Kunci : Pemanen Air Hujan, Kekeringan, Instalasi, Teknologi.

  1. D3-2019-386679-abstract.pdf  
  2. D3-2019-386679-bibliography.pdf  
  3. D3-2019-386679-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2019-386679-title.pdf