Laporkan Masalah

Peran Unit Kerja Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Upaya Penanganan Pekerja Anak di Kabupaten Sleman

Yasmin Dwi Lestari, Nailul Amany, S.H., M.H.

2019 | Skripsi | S1 HUKUM

Pengawas ketenagakerjaan memiliki peranan yang penting dalam upaya penanganan pekerja anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran unit kerja pengawasan ketenagakerjaan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam penanganan pekerja anak di Kabupaten Sleman. Selain itu, penelitian juga akan membahas mengenai koordinasi unit kerja pengawasan ketenagakerjaan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan berbagai pihak yang berkepentingan dalam upaya penanganan pekerja anak di Kabupaten Sleman. Hal ini menjadi penting untuk dibahas karena pada dasarnya penanganan pekerja anak harus dilakukan lintas sektoral agar anak tersebut terpenuhi hak-haknya. Jenis penelitian ini adalah normatif empiris, dengan menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Bahan penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dengan narasumber dan responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari kajian kepustakaan. Metode yang digunakan dalam menyusun dan menganalisis data dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Peran unit kerja pengawasan ketenagakerjaan DIY dalam penanganan pekerja anak di Kabupaten Sleman sudah berjalan melalui kegiatan pembinaan dan pemeriksaan ketenagakerjaan, namun terkesan sangat pasif sehingga masih perlu untuk dioptimalkan kualitas dan jangkauannya. Koordinasi unit kerja pengawasan ketenagakerjaan DIY dengan berbagai pemegang kepentingan dalam upaya penanganan pekerja anak juga masih minim. Penulis menemukan setidaknya terdapat 3 (tiga) potensi koordinasi yang dapat dioptimalkan oleh unit kerja pengawasan ketenagakerjaan DIY yaitu dalam hal peningkatan kesadaran masyarakat mengenai penanganan pekerja anak; penjangkauan pekerja anak yang berdasarkan laporan atau pengaduan masyarakat; dan pengembalian pekerja anak yang putus sekolah ke dunia pendidikan.

Labour inspectors have an important role on handling of child labour. This research aims to find out and analyze the role of Daerah Istimewa Yogyakarta Labour Inspection on handling of child labour in Sleman District. In addition, this research will also discuss the coordination of Daerah Istimewa Yogyakarta Labour Inspection with various stakeholders on handling of child labour in Sleman District. This is important to be discussed because the handling of child labour must be carried out across sectors so that the rights of the child could be fulfilled. This research is empirical normative research that using statutory approach and conceptual approach. The material of this research consists of primary data and secondary data. The primary data obtained from interviews with informants and respondents, while the secondary data obtained from literature review. The method used in compiling and analyzing data in this research is a qualitative approach. The role of the Daerah Istimewa Yogyakarta Labor Inspection on handling child labour in Sleman District has been running through development and inspection activity, but it seems very passive so that it still needs to be optimized for the quality and the scope. Coordination of Daerah Istimewa Yogyakarta Labour Inspection with various stakeholders on handling child labour is also still minimal. The author found that there are at least 3 (three) potential coordination that can be optimized by the Daerah Istimewa Yogyakarta Labour Inspection, namely in terms of increasing public awareness regarding the handling of child labour; outreach to child labor based on reports or public complaints; and the return of school dropouts to education.

Kata Kunci : pekerja anak, pengawasan ketenagakerjaan, perlindungan anak/child labour, labour inspections, child protection

  1. S1-2019-381277-abstract.pdf  
  2. S1-2019-381277-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-381277-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-381277-title.pdf