Peran Penyuluh Pertanian dalam Mengembangkan Kelompok Tani di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya
ANDREAS RAMA F, Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D ; Ir. Harsoyo, M.Ext.Ed
2019 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANBeberapa studi melaporkan penyuluh pertanian memiliki peran penting dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam mengembangkan kelompok tani di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya dan faktor-faktor yang mempengaruhi peran penyuluh pertanian dalam mengembangkan kelompok tani di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik survey. Pengambilan sampel kecamatan dan desa dilakukan secara purposive dengan memilih lima desa yang memiliki pertanian lebih maju. Dari masing-masing sampel kelompok tani diambil 10petani di tiga desa (Ampera Raya, Kuala Ambawang dan Jawa Tengah) dan 15 petani di dua desa (Korek dan Lingga). Data dianalisis dengan uji proporsi dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75,33% petani menyatakan peran penyuluh pertanian dalam mengembangkan kelompok tani termasuk dalam kategori tinggi, sedangkaninteraksi petani dengan penyuluh dan akses terhadap sumber informasi berpengaruh positif terhadap peran penyuluh pertanian dalam mengembangkan kelompok tani sedangkan kedekatan hubungan penyuluh dengan ptani, umur, tingkat pendidikan petani dan luas lahan tidak berpengaruh terhadap peran penyuluh pertanian dalam mengembangkan kelompok tani.
Some studies reported that agricultural extension has important role on agricultural development. The objectives of this research are to find out the role of agricultural extension workersin developing farmer groups in Sungai AmbawangSub-District, Kubu Raya Regency and the factors that influence the role of agricultural extension officers in developing farmer groups.This research used descriptive methods with survey technique.Sampling of sub-districts and villages was done purposively by determining five villages which have more advanced agriculture development. From each of farmer groups, was selected 10 farmers taken in three villages (Ampera Raya, Kuala Ambawang and Jawa Tengah) and 15 samples of farmers were taken from two villages (Korek and Lingga). Data were analyzed by using proportion test and multiple linear regression test. The research results showed that 75.33% of farmers stated that the role of agricultural extension officers in developing farmer groups was categoried in the high rate. The interaction between of farmers and extension officers and access to information sources has a positive effect on the role of agricultural extension workers in developing farmer groups.While the closeness of extension workers' relations with farmers, age, farmer education level and area of agricultural land did not influence the role of agricultural extension officers in developing farmer groups.
Kata Kunci : Peran penyuluh, faktor pengaruh, kelompok tani, Kubu Raya, Agricultural field extension, the influencing factor, farmer group, Kubu Raya