Laporkan Masalah

Respons Penyuluh di Kabupaten Kulon Progo terhadap Penggunaan Aplikasi Pertanian sebagai Sarana Penyuluhan Pertanian

GALUH FRISKA CAHYANI, Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P.,Ph.d; Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D

2019 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui respons penyuluh di Kabupaten Kulon Progo terhadap penggunaan aplikasi pertanian sebagai sarana penyuluhan pertanian 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respons penyuluh di Kabupaten Kulon Progo terhadap penggunaan aplikasi pertanian sebagai sarana penyuluhan pertanian. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel penyuluh dilakukan dengan metode simple random sampling, yaitu dari setiap BPP diambil masing-masing 5-8 penyuluh pertanian lapangan. Metode analisis yang digunakan yaitu uji proporsi yang digunakan untuk mengetahui respons dan analisis regresi linear berganda yang digunakan untuk megetahui faktor-faktor yang berpengaruh nyata pada respons penyuluh terhadap penggunaan aplikasi pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari atau sama dengan 50% penyuluh memiliki respons yang rendah terhadap penggunaan aplikasi pertanian sebagai sarana penyuluhan pertanian. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata secara positif terhadap respons penyuluh adalah motivasi penggunaan aplikasi, persepsi penyuluh terhadap penggunaan aplikasi pertanian, kelengkapan fitur, aksesibilitas, ketersediaan internet. Faktor yang berpengaruh nyata secara negatif adalah frekuensi penggunaan aplikasi pertanian. Hal tersebut dikarenakan para penyuluh lebih banyak menggunakan aplikasi untuk membantu pembuatan laporan, dibandingkan sarana penyuluhan. Selain itu, fasilitas internet yang terbilang masih terbatas menjadi faktor pendorong rendahnya respons penyuluh. Kata Kunci : Respons, Penyuluh, Aplikasi Pertanian, sarana penyuluhan.

The aims of this research was 1) to understand about the response of extension agents in Kulon Progo Regency to use the agricultural applications as a means of agricultural extension, 2) to understand factors which influences the response of extension agents in Kulon Progo Regency on in order to use the agricultural applications as a means of agricultural extension. Descriptive with quantitative approach was used as method of the research. In order to gather 75 samples, this research took 5-8 members of each agriculture extension unit (Balai Penyuluhan pertanian) . The analytical method used is the proportion test and multiple linear regression analysis. The results of the research showed that more than or equal to 50% of extension agents argue that extension agents in Kulon Progo Regency has a low response to use the agricultural applications as a means of agricultural extension. The factors that influences positively are motivation to use applications, perceptions of extension agents on the use of agricultural applications, completeness of the features, accessibility of gariculture aplications, and availability of the internet. In other hand, the negative influences is frequency of the use of agricultural applications. The extension agents have low response because they only use application to creating reports about extension programs rather than utilizing the agriculture application for extension activities. Besides that, the limited internet facilities for extension agents also influence the low response of extension agents. Keywords: Response, Agricultural Agents, Agriculture Aplication, Agriculture Application.

Kata Kunci : Respons, Penyuluh, Aplikasi Pertanian, sarana penyuluhan.

  1. S1-2019-383531-abstract.pdf  
  2. S1-2019-383531-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-383531-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-383531-title.pdf