Hubungan Budaya Perusahaan Unggul Dengan Outcome Organisasional PT Rexatama Chemical Bandung
Chrisna Henri Cahyono S, Dr. Djokosantoso Moeljono
2007 | Tesis | Magister ManajemenStudi ini berupaya untuk mengukur kekuatan budaya perusahaan yang dirumuskan oleh PT.Rexatama Chemical untuk mengatasi perubahan lingkungan bisnis dan mendapatkan kinerja yang diharapkan. Kekuatan budaya perusahaan adalah intensitas dari dampak internalisasi budaya perusahaan pada perilaku karyawan. Pengukuran ini dilakukan dengan melihat Tingkat Pemahaman dan Tingkat Penghayatan Budaya Perusahaan para karyawannya. PT. Rexatama Chemical adalah salah satu perusahaan chemical base untuk tekstil yang telah merumuskan budaya perusahaannya yang terdiri dari empat nilai. Kuesioner dipilih sebagai instrumen untuk mengukur kekuatan budaya dan untuk mengetahui usaha-usaha apa yang berpengaruh terhadap kekuatan budaya di perusahaan ini. Dari hasil penelitian, bila dilihat dengan menggunakan model korelasi dari Guilford, menunjukkan “Hubungan rendah tetapi pasti”. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar perusahaan lebih meningkatkan sosialisasi budaya, konsisten dalam penerapan budaya perusahaan dan penyediaan sarana yang memperlancar pelaksanaan budaya perusahaan untuk meningkatkan kekuatan budaya perusahaannya. Untuk penelitian selanjutnya sebaiknya dirancang instrumen yang lebih umum yang dapat diterapkan pada banyak perusahaan dengan mempertimbangkan budaya perusahaan yang adaptif.
Rexatama Chemical that developed to prevent changes in the bussines envirorment. Corporate culture is the essence from all employee attitude. Measurement which conduct by the company to count how deep corporate culture could influence employee behavior. The company had implemented four core values of corporate culture, pre test conducted by developing a questionere.from the analisys using Guilford corelation theory,the company found that there are weak but sure relation of corporate culture with company productivity. Base from the analisys, the company should implemented a values socialization, provide tools which could improve the implemantion of corporate culture . for the next priority it should design an universal instrument that is suistainable with company values.
Kata Kunci : sosialisasi budaya, konsisten dalam penerapan budaya perusahaan dan penyediaan sarana yang memperlancar pelaksanaan budaya perusahaan