, penularan dengan spora PccCM ^) dan penularan melalui tanah bermikorisa (M^ ) Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode split-plot, dengan banyaknya ulangan adalah empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan variasi naungan berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan semai pada karakter tinggi semai , diameter semai, berat kering semai, nisbah pucuk-akar semai dan persen mikorisa. Untuk perlakuan inokulasi mikorisa menunjukkan pengaruh yang beda nyata terhadap pertumbuhan semai P. oocarpa pada karakter tinggi semai , diameter semai, berat kering semai, nisbah pucuk akar semai dan persen mikorisa semai. Interaksi antara perlakuan variasi intensitas naungan dengan variasi penularan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan semai pada karakter tinggi semai , berat kering semai dan persen mikorisa semai. Perlakuan dengan intensitas naungan OX menunjukkan pertumbuhan semai yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan intensitas naungan 25X, SOX dan 75X, peneduhan mengakibatkan menurunnya pertumbuhan semai. Pada perlakuan penularan mikorisa menunjukkan penularan dengan tanah bermikorisa lebih baik dari penularan dengan spora. Penularan dengan spora dengan kadar 9 cc memberikan hasi 1 pertumbuhan yang cukup baik bagi semai P. oocarpa. This research was conducted to observe the effect of shading and mycorrhiza inoculation to grow of Pinus oocarpa Schiede seedling's. The research was done at the green house of silvi culture department, the Faculty of Forestry, Gadjah Mada University Yogyakarta. The objectives of this research were to observe the effect of shading variation to the seedling'5 growth of P. oocarpa, effect of mycorrhiza inoculation to the seedling 's growth of P. oocarpa, and interaction effect between shading variation and mycorrhiza inoculation to grow of P. oocarpa seedling 's. The treatment of shading consisted of four elements, namely shading 07 ., 25/1, 507 . dan 757 ., whereas treatment of mycorrhiza inoculation consisted of five elements namely without mycorrhiza, spore suspension 3 cc , spore suspension 6 cc,spore suspension 9 cc and soil inoculation. This research used the split plot method , with four replications. The result of the research showed that shading gave significant effect on seedling 's height, seedling's diameter, seedling 's dry weight , seedling's top root ratio and percent of mycorrhiza. The mycorrhiza inoculation gave significant effect on seedling's height, seedling's diameter, seedling's dry weight , seedling's top-root ratio and percent of mycorrhiza. The interac tion effeet of shading with mycorrhiza gave the significant effee t on seedling's height, seedling's d ry weight and percent of mycorrhiza."> , penularan dengan spora PccCM ^) dan penularan melalui tanah bermikorisa (M^ ) Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode split-plot, dengan banyaknya ulangan adalah empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan variasi naungan berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan semai pada karakter tinggi semai , diameter semai, berat kering semai, nisbah pucuk-akar semai dan persen mikorisa. Untuk perlakuan inokulasi mikorisa menunjukkan pengaruh yang beda nyata terhadap pertumbuhan semai P. oocarpa pada karakter tinggi semai , diameter semai, berat kering semai, nisbah pucuk akar semai dan persen mikorisa semai. Interaksi antara perlakuan variasi intensitas naungan dengan variasi penularan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan semai pada karakter tinggi semai , berat kering semai dan persen mikorisa semai. Perlakuan dengan intensitas naungan OX menunjukkan pertumbuhan semai yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan intensitas naungan 25X, SOX dan 75X, peneduhan mengakibatkan menurunnya pertumbuhan semai. Pada perlakuan penularan mikorisa menunjukkan penularan dengan tanah bermikorisa lebih baik dari penularan dengan spora. Penularan dengan spora dengan kadar 9 cc memberikan hasi 1 pertumbuhan yang cukup baik bagi semai P. oocarpa. This research was conducted to observe the effect of shading and mycorrhiza inoculation to grow of Pinus oocarpa Schiede seedling's. The research was done at the green house of silvi culture department, the Faculty of Forestry, Gadjah Mada University Yogyakarta. The objectives of this research were to observe the effect of shading variation to the seedling'5 growth of P. oocarpa, effect of mycorrhiza inoculation to the seedling 's growth of P. oocarpa, and interaction effect between shading variation and mycorrhiza inoculation to grow of P. oocarpa seedling 's. The treatment of shading consisted of four elements, namely shading 07 ., 25/1, 507 . dan 757 ., whereas treatment of mycorrhiza inoculation consisted of five elements namely without mycorrhiza, spore suspension 3 cc , spore suspension 6 cc,spore suspension 9 cc and soil inoculation. This research used the split plot method , with four replications. The result of the research showed that shading gave significant effect on seedling 's height, seedling's diameter, seedling 's dry weight , seedling's top root ratio and percent of mycorrhiza. The mycorrhiza inoculation gave significant effect on seedling's height, seedling's diameter, seedling's dry weight , seedling's top-root ratio and percent of mycorrhiza. The interac tion effeet of shading with mycorrhiza gave the significant effee t on seedling's height, seedling's d ry weight and percent of mycorrhiza.">
Laporkan Masalah

PENGARUH VARIASI NAUNGAN DAN VARIASI INOKULASI MIKORISA TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI Pinus oocarpa Schiede PADA MEDIA GAMBUT

ARUM MINTARNI, Suhardi

1993 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian mengenai "Pengaruh Variasi Naungan dan Variasi Inokulasi Mikorisa Terhadap Pertumbuhan Semai Pinus oocarpa Schiede pada Media Gambut", yang dilakukan pada awal Desember 1992 dan berakhir bu 1an April 1993. Penelitian ini dilakukan di rumah kaca Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta , yang bertu juan untuk mengetahui intensitas naungan terbaik bagi pertumbuhan semai P. oocarpa, mengetahui bentuk penularan mikorisa yang terbaik terhadap pertumbuhan semai P. oocarpa, serta mengetahui interaksi antara tingkat intensitas naungan dan bentuk penularan terhadap pertumbuhan semai P. oocarpa. Perlakuan variasi naungan dibedakan menjadi empat perlakuan yaitu intensitas naungan 07 ., 257 ., 507 ., dan 757 ., sedangkan perlakuan variasi inokulasi dibedakan menjadi lima perlakuan yaitu tanpa perlakuan mikorisa (MQ ), penularan dengan spora 3cc (M^ ), penularan dengan spora 6cc( M2 > , penularan dengan spora PccCM ^) dan penularan melalui tanah bermikorisa (M^ ) Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode split-plot, dengan banyaknya ulangan adalah empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan variasi naungan berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan semai pada karakter tinggi semai , diameter semai, berat kering semai, nisbah pucuk-akar semai dan persen mikorisa. Untuk perlakuan inokulasi mikorisa menunjukkan pengaruh yang beda nyata terhadap pertumbuhan semai P. oocarpa pada karakter tinggi semai , diameter semai, berat kering semai, nisbah pucuk akar semai dan persen mikorisa semai. Interaksi antara perlakuan variasi intensitas naungan dengan variasi penularan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan semai pada karakter tinggi semai , berat kering semai dan persen mikorisa semai. Perlakuan dengan intensitas naungan OX menunjukkan pertumbuhan semai yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan intensitas naungan 25X, SOX dan 75X, peneduhan mengakibatkan menurunnya pertumbuhan semai. Pada perlakuan penularan mikorisa menunjukkan penularan dengan tanah bermikorisa lebih baik dari penularan dengan spora. Penularan dengan spora dengan kadar 9 cc memberikan hasi 1 pertumbuhan yang cukup baik bagi semai P. oocarpa.

This research was conducted to observe the effect of shading and mycorrhiza inoculation to grow of Pinus oocarpa Schiede seedling's. The research was done at the green house of silvi culture department, the Faculty of Forestry, Gadjah Mada University Yogyakarta. The objectives of this research were to observe the effect of shading variation to the seedling'5 growth of P. oocarpa, effect of mycorrhiza inoculation to the seedling 's growth of P. oocarpa, and interaction effect between shading variation and mycorrhiza inoculation to grow of P. oocarpa seedling 's. The treatment of shading consisted of four elements, namely shading 07 ., 25/1, 507 . dan 757 ., whereas treatment of mycorrhiza inoculation consisted of five elements namely without mycorrhiza, spore suspension 3 cc , spore suspension 6 cc,spore suspension 9 cc and soil inoculation. This research used the split plot method , with four replications. The result of the research showed that shading gave significant effect on seedling 's height, seedling's diameter, seedling 's dry weight , seedling's top root ratio and percent of mycorrhiza. The mycorrhiza inoculation gave significant effect on seedling's height, seedling's diameter, seedling's dry weight , seedling's top-root ratio and percent of mycorrhiza. The interac tion effeet of shading with mycorrhiza gave the significant effee t on seedling's height, seedling's d ry weight and percent of mycorrhiza.

Kata Kunci : Inokulasi, mikorisa, naungan, Pinus oocarpa Schiede

  1. S1-FKT-1993-57642-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1993-57642-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1993-57642-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1993-57642-title.pdf