Laporkan Masalah

PENGARUH TINGKAT NAUNGAN DAN VARIASI STUMP TERHADAP KETAHANAN HIDUP JATI ( Tectona grandis hi ) PADA KONDISI KURANG AIR

Dadhut Sujanto, Sambas Sabarnurdin, Samardi

1993 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan umur stump, tingkat naungan dan nisbah stump terhadap ketahanan hidup pada kondisi kurang air dilihat dari berapa lama (dalam hari) stump jati, mencapai layu. Bahan yang digunakan yaitu stump jati yang berdiameter lebih kurang 1 cm, dengan panjang total 20 cm dengan variasi nisbah akar/batang 2/1, 1/2, 1/1, masingmasing 120 batang. Dalam penelitian ini stump ditanam dalam kantong plastik, dengan menggunakan metode SplitSplit Plot Design dengan tiga replikasi. Dua tingkat umur stump yaitu 1 bulan dan 1.5 bulan sebagai main plot, empat tingkat naungan yaitu 0%, 40%, 60% dan 80% sebagai sub-plot dan tiga nisbah akar/batang stump yaitu 2/1, 1/2 dan 1/1 sebagai sub-sub plot. Jumlah kombinasi perlakuan ada dua puluh empat, dan setiap kombinasi perlakuan menggunakan lima unit sampel. Hasil pengamatan dan analisis data menunjukkan bahwa peningkatan umur stump dapat menurunkan ketahanan hidup stump, umur satu bulan mampu bertahan hidup selama 10.624 hari dan umur 1.5 bulan selama 9.129 hari. Peningkatan pemberian naungan akan meningkatkan ketahanan hidup stump, naungan 0% = 5.787 hari, naungan 40% = 8.9705 hari, naungan 60% = 11.12805 hari dan naungan 80% =14.4945 hari. Peningkatan nisbah akar dan batang stump juga akan meningkatkan ketahanan hidup stump, nisbah 2/1 = 10.696 hari, nisbah 1/2 = 9.062 dan nisbah 1/1 = 9.935 hari.

Kata Kunci : Kekeringan, naungan, Tectona grandis, variasi stump

  1. S1-FKT-1993-DadhutSujanto-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1993-DadhutSujanto-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1993-DadhutSujanto-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1993-DadhutSujanto-title.pdf