PENGARUH PERKAWINAN MURNI DAN PERSILANGAN AYAM KEDU HITAM DAN AYAM KAMPUNG TERHADAP PEWARISAN WARNA KULIT DAN SHANK SERTA PERTUMBUHAN
Kushardiyanto, Dr. Ir. Jafendi H. Purba Sidadolog
1998 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANTujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui genotip wama hitam pada kulit dan shank ayam Kedu Hitam dan ayam Kampung, serta pengaruh persilangan ayam Kedu Hitam dengan ayam Kampung dan wama shank keturunan terhadap pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Temak Unggas, Jurusan Produksi Temak, Fakultas Petemakan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta selama 5 bulan. Materi yang digunakan meliputi 33 ekor ketumnan Kedu Hitam, 20 ekor ketumnan persilangan Kedu Hitam dengan Kampung, 27 ekor ketumnan persilangan Kampung dengan Kedu Hitam, dan 16 ekor ketumnan Kampung. Pakan yang diberikan mempunyai kandungan protein kasar 18, 5 % dan energi metabolisme terhitung sebesar 2850 kcal/kg. Variabel yang diamati meliputi wama kulit pada bagian shank, kaki, jari dan telapak kaki, serta berat badan ketumnan umur 0 sampai 12 minggu. Data wama kulit yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis dengan uji Chi-square untuk kemudian dilakukan pendugaan genotip berdasarkan fenotip tetua dan ketumnannya. Pengaruh persilangan terhadap berat badan dianalisis dengan Rancangan Acak Lengkap pola searah dan apabila terdapat perbedaan dilakukan uji banding rerata menggunakan Duncan' s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotip wama shank hitam pada ayam Kedu Hitam adalah ididWWEe dan ididwwEe, sedangkan ayam Kampung mempunyai genotip IdldwwEe. Genotip wama kelabu pada kulit tubuh ayam Kedu Hitam adalah ididWWee, sedangkan genotip wama putih pada kulit tubuh ayam Kampung adalah Id-WWee. Persilangan antara ayam Kedu Hitam dengan ayam Kampung berpengamh terhadap pertumbuhan ketumnan yang dihasilkan, sedangkan wama shank tidak mempengarahi pertumbuhan. Kata kunci : Ayam kedu hitam, Ayam kampung, Wama kulit, Wama shank, Pertumbuhan, Persilangan
The experiment was conducted to investigate the genotype of colour skin of Black Kedu and Kampung chickens, and the effect of crossing Black Kedu with Kampung chickens and shank colour offsprings on growth. This experiment was done in Poultry Laboratory, Department of Animal Production, Faculty of Animal Science, Gadjah Mada University, Yogyakarta for five months. The chickens consisted of 33 Black Kedu, 20 Black Kedu with Kampung cross, 27 Kampung with Black Kedu cross, and 16 Kampung offsprings. The feed given contained crude protein 18, 5 % and metabolizable energy 2850 kcal/ kg. Skin colour of shank, feet, toe, body, and body weight offsprings with 0 to 12 weeks ages were measured. The collected data of skin colour were analyzed by Chi-square test and conducted genotype assesment based on phenotype of parents and offsprings. The effect of crossing and skin colour on growth were analyzed by Completely Randomized Design with One Way Classification method and continued with Duncan’ s New Multiple Range Test, if significant. The result of this research showed that genotype of black colour on shank of Black Kedu was ididWWEe and ididwwEe, whereas on Kampung chicken was IdldwwEe. The genotype of grey colour on body skin of Black Kedu was ididWWee, whereas the genotype of white colour on body skin of Kampung chicken was Id-WWee. The crossing between Black Kedu with Kampung chickens affected the growing of chick and colour skin didnot affect the growing of chick. Key word : Black Kedu chicken, Kampung chicken, Skin colour, Shank colour, Growth, Crossing.
Kata Kunci : Ayam kedu hitam, Ayam kampung, Wama kulit, Wama shank, Pertumbuhan, Persilangan