PENGARUH KANDANG DAN WARNA BULU TERHADAP KINERJA PRODUKSI TELUR AYAM KAMPUNG UMUR 40 MINGGU
Hammi, Arrijal , Sri Sudaryati
2012 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kandang kelompok, kandang individual dan warna bulu hitam dan putih terhadap kinerja produksi pada ayam Kampung umur 40 minggu. Materi yang digunakan adalah ayam Kampung umur 40 minggu sebanyak 32 ekor, terdiri dari 16 ekor betina berwarna bulu putih, 16 ekor betina berwarna bulu hitam, yang dibagi dalam 4 kelompok yaitu kandang individu ayam berwarna bulu putih (IP), kandang individu ayam berwarna bulu hitam (IH), kandang kelompok ayam berwarna bulu putih (IP) dan kandang kelompok ayam berwarna bulu hitam. Kandang individu terdapat 4 ruang, 1 ruang kandang untuk 1 ekor ayam. Kandang kelompok terdiri dari 4 ekor ayam betina putih dengan masing-masing 2 replikasi Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis variansi rancangan acak kelompok pola slit plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi telur, berat telur dan pertambahan berat badan tidak berbeda nyata pada kandang individu dan kandang kelompok, warna bulu putih dan hitam baik pada periode 1, periode 2, dan periode 3. Konsumsi pakan berbeda sangat nyata (P<0,01) pada periode 1 (110,19 + 3,70), periode 2 (122,59 + 8,02), dan periode 3 (135,13 + 5,11) tetapi tidak berbeda nyata pada kandang individu dan kelompok serta warna bulu putih dan hitam. Konversi pakan tidak berbeda nyata pada kandang individu dan kandang kelompok, warna bulu putih dan hitam tetapi berbeda nyata (P<0,05) pada periode 1 (8,49 + 2,97) dan periode 3 (18,03 + 9,66). Dapat disimpulkan bahwa perlakuan kandang individu dan kelompok maupun warna bulu hitam dan putih tidak berpengaruh terhadap produksi telur, berat telur, konsumsi pakan dan pertambahan berat badan. Semakin bertambahnya umur ayam, konsumsi pakan, dan konversi ayam meningkat. Kata kunci: Ayam Kampung, Warna bulu, Kandang, Produksi telur
The aims of this study were to determine the effects of group, and individual house, black and white feathers on the performance production of native chickens 40 weeks of age. Research was conducted at the Laboratory of Poultry Science, Gadjah Mada University. The materials used were 32 native chicken, age 40 weeks old, consist of 16 females white feather color, 16 females black feather color, divided into 2 groups of individual and group house. Individual house consist of 4 cage, 1 cage for 1 chicken. Group house consist of 4 white black chicken or 4 white female. The treatment were replicatied twice. Data collected were analyzed by analysis of variance Randomized Completely Block Design split plot. The results showed individual house and group house, white feather color and black at all period 1, period 2, and period 3 were not affect on egg production, egg weight and gain. Feed intake was highly significant affect (P<0.01) on period 1 (110.19 ± 3.70), period 2 (122.59 ± 8.02), and period 3 (135.13 ± 5.11) but was not significant affect in the individual house and group house at all white and black color feather. Feed conversion ratio was is significant affect (P<0.05) on period 1 (8.49 + 2.97), and period 3 (18.03 + 9.66) but were not significant affect on individual house and group and white and black color feather It was concluded that the treatment of individual and groups house and white and black color feather not affect egg production, egg weight and gain. Feed consumption and Feed conversion ratio increase with the increase age. Key words: Native chicken, Feather color, House, Egg production
Kata Kunci : Ayam Kampung, Warna bulu, Kandang, Produksi telur