PROSEDUR AKUISISI ARSIP BIDANG KESENIAN SEBAGAI PENYELAMATAN MEMORI BERKESENIAN YOGYAKARTA DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
VELIN ULVANDHIA, Rina Rakhmawati, S.Hum., M.P.A.
2019 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPANTugas akhir ini merupakan laporan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan dengan fokus kegiatan akuisisi arsip bidang kesenian meliputi pencipta arsip seniman dan kelompok seni Wilayah Yogyakarta yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun tujuan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui prosedur dan kendala dalam pelaksanan kegiatan akuisisi arsip bidang kesenian di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penyusunan tugas akhir ini adalah pengamatan (observasi), wawancara campuran, dan kajian pustaka. Pengamatan dilaksanakan secara langsung terhadap prosedur akuisisi arsip bidang kesenian. Wawancara campuran dilaksanakan dengan mewawancarai pihak yang terkait dalam kegiatan akuisisi dengan tujuan melengkapi data-data dan mendapatkan informasi lebih lengkap dari narasumber yang ahli dalam kegiatan tersebut. Kajian pustaka yaitu menggunakan referensi meliputi buku, sumber internet, dan pedoman yang digunakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kesimpulan pada tugas akhir ini adalah prosedur akuisisi arsip dilaksanakan dengan tahapan monitoring, penilaian dan verifikasi, dan serah terima arsip statis. Pelaksanaan kegiatan akuisisi arsip bidang kesenian di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta sudah dijalankan sesuai dengan prosedur Peraturan Kepala Arsip Nasional RI Nomor 31 Tahun 2011 tentang Tata Cara Akuisisi Arsip Statis, meskipun belum dijalankan secara maksimal seperti pada tahapan penilaian arsip. Disamping itu, dalam pelaksanaannya ada beberapa kendala dan keterbatasan yang dihadapi terkait dengan teknis akuisisi arsip, kebijakan akuisisi arsip, sarana dan prasarana, dan lokasi pencipta arsip.
This is a report of the internship program with focus on acquisition activities of the art archives including the artists and art group in Yogyakarta held by Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. The purpose of this report is to describe the procedures of archival acquisition Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Collecting data is used by observation, mixed interviews, and literature review. Researcher do participative-observation by observing the archival acquisition on Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Reseacher also do combained interview with archivists and Kepala Bidang Pelestarian dan Layanan Arsip. The literature review uses references including books, internet sources, and guidelines used by the Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. The conclusions in this final report are first, the archival acquisition procedures that implemented in Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta are monitoring, appraising, giving the archives to Dinas. The guideline used by Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta is Peraturan Kepala Arsip Nasional RI Nomor 31 Tahun 2011 tentang Tata Cara Akuisisi Arsip Statis, however, its implmentation is not completely well designed. Second, there are some limitations in acqusition process. The are technical aspect, policy aspect, infrastructure ascept, and geographical aspect.
Kata Kunci : akuisisi arsip, arsip bidang kesenian, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta