Hubungan Anemia Dengan Gangguan Fungsi Kognitif Lansia Di Pakem Yogyakarta
DYAH NOORMA ARDHANI, Dr. dr. Cempaka Thursina Srie Setyaningrum, Sp.S(K) ; Prof. Dr. dr. Sri Sutarni, Sp.S(K)
2019 | Skripsi | S1 KEDOKTERANPertumbuhan penduduk lansia diprediksi akan meningkat terutama di negara berkembang. Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang akan mengalami ledakan jumlah lansia. Pemerintah Indonesia mencatat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi yang memiliki jumlah penduduk lansia tertinggi di Indonesia. Data dari badan pusat statistik tahun 2012 menunjukkan DIY memiliki jumlah lansia tertinggi di Indonesai. Sebesar 13,04%. Fenomena meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut pasti akan disertai dengan meningkatnya gangguan atau penyakit pada usia lanjut. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi gangguan fungsi kognitif adalah anemia. Anemia dapat mengganggu autoregulasi serebral, karena pada anemia membutuhkan aliran darah serebral yang lebih untuk mempertahankan oksigenasi otak. Hingga saat ini belum ada penelitian terkait hubungan anemia terhadap gangguan fungsi kognitif lansia di Pakem Yogyakarta. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian guna mengetahui hubungan anemia terhadap gangguan fungsi kognitif lansia di Pakem Yogyakarta
The growth of the elderly population is predicted to increase, especially in developing countries. Indonesia is one of the developing countries that will experience an explosion in the number of elderly people. The Indonesian government noted that the Special Region of Yogyakarta (DIY) is the province that has the highest number of elderly population in Indonesia. Data from the central statistical agency in 2012 shows that DIY has the highest number of elderly people in Indonesia at 13,04%. The phenomenon of the increasing number of elderly people will surely be accompanied by increasing disturbances or diseases in the elderly. One complaint that is often experienced by the elderly is impaired cognitive function. One of the factors that can affect impaired cognitive function is anemia. Anemia can interfere with cerebral autoregulation, because anemia requires more cerebral blood flow to maintain oxygenation of the brain. Until now there have been no studies related to relationship of anemia to cognitive function disorders in the elderly in Pakem Yogyakarta. Therefore, it is necessary to conduct research to determine the relationship of anemia to cognitive function disorders in elderly Pakem Yogyakarta
Kata Kunci : Anemia, Gangguan Kognitif, Lansia, Pakem, Yogyakarta