Laporkan Masalah

Kontribusi Rlwayat Keluarga Dengan Gangguan Mental Berat Terhadap Kekambuhan Skizofrenia Di RSUP Dr Sardjito

Pangestuti, Ratna Dewi , Dr Carla R Marchira SpKJ

2011 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Jiwa

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang kronis dan dicirikan dengan seringnya muncui kekambuhan. Di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta skizofrenia menduduki urutan tertinggi dari semua gangguan jiwa yang pernah mondok. Dari beberapa penelitian insiden kekambuhan skizofrenia yang dilaporkan Wiersma et al, 1998 berkisar 50-80% tanpa pengobatan, bahkan Laurieilo et al, 2001 mendapatkan angka iebih dari 80%. Tujuan : Pada penelitian ini akan melihat apakah ada hubungan yang sigmflkan antara riwayat gangguan jiwa keluarga dengan kekambuhan pada penderita skizofrenia. Seiain itu untuk mengidentifikasi ada tidaknya hubungan kekambuhan skizofrenia dengan variabel umur, pendidikan, pekeijaan, kepatuhan minum obat dan status perkawinan. Subyek dan metodologi: Sampel penelitian adalah pasien skizofrenia yang pemah mondok di RSUP Dr. Sagito Yogyakarta Penelitian ini merupak«n penelkiaa cross sectional dengan rancangan penelitian deskriptif analitik. Data yang terkumpul dianalisis dengan tehnik chi square. HasU : dari beberapa variabel yang diteliti variabel yang secara signifikan berhubungan dengan kekambuhan skizofrenia adalah kelompok umur x^,405; p=0,036 riwayat keluarga dengan gangguan jiwa berat x^,776; p=0,029 dan keteraturan minum obat x^7,318; p=0,007. Setelah dilakukan analisa multivariat maka variabel yang berhubimgan secara signifikan hanya keteraturan minum obat. Kesimpuian : dalam penelitian ini variabel riwayat keluarga dengan gangguan mental erat berhubungan secara signifikan dengan kekambuhan skizofrenia. Tetapi hubungannya lemah. Variabel lain yang berhubungan adalah kepatuhan minum obat dan umur pasien. Keyword: jenis gangguan jiwa keluarga - skizofrenia - kekambuhan

Schizophrenia is a relatively common form of severe mental illness and have a great tendency being relaps. In RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta schizophrenia is the biggest number of severe mental illness which should be hospitalized. The incidence of Schizophrenic relaps is 50-80% without medication (Wiersma et al, 1998) and even more than 80 % (Lauriello et al, 2001). Objective: To analysed the significancy of the relationship between family history of severe mental illness with the tendency of relapsed in Schizophrenia. Subject dan methode subjects are rehospitalized Schizophrenic patients in RSUP Dr. Sarjito Yogyakarta. The study method is an observational study using cross sectional design. Results : the results of this research shows there are three significant variables. Factors associated with higher risk of relapse were being younger x^4,405; p=0,036, having a family history of severe mental illness x2=4,776; p=0,029 especially in the first degree family and not compliance in taking antipsychotic drug x^7,318; p=0,007. After all of the variables being analize with multiple regression, variable that significantly causing relapse is only not compliance with antipsychotic drug. Conclusion : from this research family history of severe mental illness is one of the factors causing relapse in Schizophrenic but the most predictable causing relapse is compliance in taking antipsychotic drug Keyword: family history of mental illness - schizophrenia - relapse

Kata Kunci : jenis gangguan jiwa keluarga - skizofrenia - kekambuhan

  1. S2-FKU-2011-Ratna_Dewi_Pangestuti-Abstract.pdf  
  2. S2-FKU-2011-Ratna_Dewi_Pangestuti-Bibliography.pdf  
  3. S2-FKU-2011-Ratna_Dewi_Pangestuti-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-FKU-2011-Ratna_Dewi_Pangestuti-Title.pdf