PENGARUH HORMON AUKSIN DAN INTENSITAS NAUNGAN TERHADAP KEBERHASILAN STEK TUNAS KAKI Pinus oocarpa SCHIEDE
EDI SUROSO, Sambas Sabarnurdin
1992 | Skripsi | S1 KEHUTANANPinus oocarpa Schiede merupakan jenis "exoot" yang berasai dari Amerika Tengah yang biasanya dikembangbiakkan dengan menggunakan biji. Di Indonesia cara ini mengalami hambatan karena jenis ini seringkali menghasilkan buah dengan sedikit biji atau bankan kosong sama sekali. Untuk mengatasi hal tersebut, dicoba pembiakan vegetatif dengan stek tunas kaki. Dalam studi ini pengaruh beberapa dosis Hormon auksin (Rootone F) (0 gr/1, 2 gr/1, 4 gr/1, 6 gr/1 dan 8 gr/1), dan intensitas naungan (OX, 30X, 60% dan 90%), dipelajari dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh nyata dari intensitas naungan, dosis Hormon auksin (Rootone F) dan kombinasinya terhadap keberhasilan stek tunas kaki P.aocarpa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dosis Hormon Rootone F 8 gr/1 berpengaruh paling baik terhadap persen kalus (75%), jumlah akar (6,30 helai), jumlah panjang akar (35,25 cm), pertambahan tinggi stek (2,64 cm/3 bulan), berat basah akar (0,3966 gr), berat kering akar (0,1138 gr), berat basah pucuk (0,8847 gr), dan berat kering pucuk (0,2284 gr), sedangkan dosis 6 gr/1 berpengaruh paling baik terhadap persen perakaran (56,68%) dan persen hidup (56,68 %). Intensitas naungan 60% berpengaruh paling baik terhadap persen kalus (97,34%), persen hidup (90,7%) , persen perakaran (80%), jumlah akar (3,98 helai), jumlah panjang akar (35,83 cm), pertambahan tinggi stek (2,57 cm), berat basah akar (0,4313 gr), berat kering akar (0,1180 gr), berat basah pucuk dan berat kering pucuk (0,2344 gr). Kombinasi perlakuan intensitas naungan 60% dengan dosis Hormon Rootone F 8 gr/1 berpengaruh paling baik terhadap persen perakaran (100%), jumlah akar (11,5 helai), jumlah panjang akar (71,07 cm), pertambahan tinggi stek (3,52 cm), berat basah akar (0,7660 gr), berat kering akar (0,2270 gr) , berat basah pucuk (1,58 gr) dan berat kering pucuk (0,3878 gr). Kombinasi perlakuan intensitas naungan 60% dengan dosis Hormon Rootone F 6 gr/1 juga menghasilkan persen perakaran 100%.
Kata Kunci : Hormon auksin, naungan, Pinus oocarpa Schiede, stek tunas