Laporkan Masalah

Peran Pemuda Dalam Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS RTLH) Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Sosial Masyarakat ( Studi Di Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta)

HARYONO, Prof.Dr.Armaidy Armawi, Msi;Dr.Agus Joko Pitoyo,S.Si, Ma

2019 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONAL

Pemuda memiliki peranan sebagai agent of change, yaitu memberikan perubahan di dalam masyarakat untuk menuju yang lebih baik di seluruh lini kehidupan masyarakat . Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS RTLH) merupakan program kesejahteraan sosial dari pemerintah bagi masyarakat yang kurang mampu untuk mewujudkan rumah yang layak huni. Penelitian ini mengkaji peran pemuda dalam program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni dan implikasinya terhadap ketahanan sosial masyarakat (Studi di Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo Yogykarta). Penelitian ini bertujuan mengetahui pelaksanaan program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni, peran pemuda serta implikasinya terhadap ketahanan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan empat tahap yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Untuk mengukur ketahanan sosial masyarakat menggunakan metode Sustainable Livelihood Theory, pendekatan ini berdasarkan, modal alam (lingkungan), modal fisik, modal manusia, modal sosial, modal keuangan dan modal politik/pemerintahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemuda di Kecamatan Pengasih telah menjalankan gerakan gotong royong rakyat bersatu ( Gentong Rembes), dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakat di Kecamatan Pengasih menjadi sejahtera melalui program RS RTLH. Hasil peran pemuda tercapai dalam waktu pengerjaan, jumlah bantuan yang diperoleh dan program RS RTLH lebih meningkat sesuai sasaran yang diharapkan. Implikasi peran pemuda pada gatra ekonomi yaitu terciptanya usaha ekonomi masyarakat, gatra sosial budaya yaitu meningkatnya semangat gotong royong masyarakat dan gatra ideologi, menjaga semangat persatuan dan kesatuan Masyarakat Pengasih.

The youth has a role as an agent of change. It means they have a duty to change society to get a better life in all areas of people lives. The social rehabilitation-home improvement grants program (RTLH) is a social welfare program from the government for poor communities to have livable homes. This study examines the role of youth in social rehabilitation-home improvement grants program and their implications on social community resilience (study in Pengasih District, Kulon Progo Regency, Yogyakarta). This study aims to determine the implementation of the social rehabilitation-home improvement grants program, the role of youth and their implications on social community resilience. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. The data collection technique was conducted in four stages, namely observation, interview, documentation, and library research. This research uses sustainable livelihood theory to measure social resilience in the community. This approach is based on natural capital (environment), physical capital, human capital, social capital, financial capital and political / government capital. The results of this research showed the youth in Pengasih district had established a community cooperation movement united (Gentong Rembes), with has to purpose to realize the prosperity for the community in Pengasih District through the RS-RTLH program. The results of the youth role were achieved, it can be seen in the construction time, the amount of assistance obtained and the RS-RTLH program increased as the expected target. The implications of the youth role in economic element, namely the creation of community economic enterprise, socio-cultural element, namely increasing the spirit of mutual cooperation and ideological element, it means maintaining the unity spirit of Pengasih Community

Kata Kunci : Peran Pemuda, Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni, Ketahanan Sosial Masyarakat

  1. s2-2019-405099-abstract.pdf  
  2. s2-2019-405099-bibliography.pdf  
  3. s2-2019-405099-tableofcontent.pdf  
  4. s2-2019-405099-title.pdf