Laporkan Masalah

Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Ternak Kambing PE di Kabupaten Sleman

VIVI ERLINA, Dr.Jamhari, S.P, M.P / Arini Wahyu Utami, S.P, M.Sc, Ph.D

2019 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Kambing PE merupakan hasil dari persilangan kambing kacang dan kambing etawa asal India. Dari hasil persilangan tersebut, kambing PE memiliki potensi sebagai penghasil susu dan daging. Ternak kambing PE ini akan terus bertambah, mengingat minat ternak kambing PE terus meningkat. Walaupun jumlah ternak kambing terus meningkat, peternak di Kabupaten Sleman ini masih banyak yang belum melakukan analisis kelayakan finansial terhadap usaha yang dijalankan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menghitung dan menganalisis kelayakan finansial usaha ternak kambing perah PE di Kabupaten Sleman, (2) Mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan Eksternal dan Internal usaha ternak kambing perah PE, (3)Merumuskan strategi Pengembangan usaha ternak kambing perah PE. Teknik pengambilan sampel berdasarkan teori Arikunto (1986) apabila jumlah populasi lebih dari 100, maka sampel yang diambil antara 10-15% atau 20-25%. Dengan pertimbangan tersebut, jumlah sampel yang diambil sebesar 20% dari 217 atau sebanyak 45 sampel. Dalam analisis finansial, kriteria investasi yang dianalisis terdiri dari Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), dan Discounted Payback Period (DPP). Sedangkan, untuk merumuskan strategi digunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak kambing PE secara keseluruhan layak untuk dijalankan. Namun, jika dilihat dari skala usaha ternaknya usaha ternak skala kecil tidak layak dijalankan dengan NPV Rp. -3.178.852, IRR 8,0%, Net B/C 0,86, dan DPP 6,25 tahun. Strategi pengembangan usaha ternak kambing PE di Kabupaten Sleman adalah memanfaatkan kekuatan untuk meraih peluang yang ada. Adapun alternatif strategi nya adalah: meningkatkan produktivitas Kambing PE untuk mencapai prospek pasar yang lebih besar, mengembangkan usaha ternak kambing PE ke skala yang lebih besar lagi dengan memanfaatkan modal dan peluang kredit yang ada, Mempertahankan dan meningkatkan kemitraan dengan IPS, dan melakukan pengolahan lebih lanjut terhadap kotoran dan urin kambing untuk meningkatkan pendapatan.

PE goats are the result of crossing of Indian goat and etawa goats. From the results of these crosses, PE goats have the potential to produce milk and meat. This PE goat livestock will continue to grow, considering that the interest of PE goats continues to increase. Although PE goats continues to increase, there are still many farmers in Sleman Regency who have not yet carried out an analysis of the financial feasibility of the business being run. The purpose of this research (1) analyze and calculates the financial feasibility of a PE dairy goat business in Sleman Regency, (2) To identification External and Internal environmental factors of PE dairy goat business, (3) To Formulate a strategy for developing a dairy goat business PE. The sampling technique is based on Arikunto (1986) theory If the population is more than 100, then samples taken between 10-15% or 20-25%. Therefore, the number of samples taken was 20% of 217 or as many as 45 samples.In financial analysis, the investment criteria analyzed consist of Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B / C), Internal Rate of Return (IRR), and Discounted Payback Period (DPP). Meanwhile, to formulate a strategy uses SWOT analysis. The results showed that the overall PE goat business was feasible. However, when viewed from the scale of its livestock business, small-scale livestock business is not feasible to run with NPV of Rp. -3,178,852, IRR 8.0%, Net B / C 0.86, and DPP 6.25 years. The strategy for developing a PE goat business in Sleman Regency is to use the power to seize the opportunities.The alternative strategy are increasing the productivity of PE Goats to achieve greater market prospects, developing PE goats to a larger scale by using existing capital and credit opportunities, sustaining and enhancing partnerships with IPS, and doing further assistance for dirt and urine to increase income.

Kata Kunci : Analisis Finansial, Analisis SWOT, Kambing PE, Strategi/Financial Analysis, SWOT Analysis, PE Goats, Strategy

  1. S2-2019-407546-abstract.pdf  
  2. S2-2019-407546-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-407546-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-407546-title.pdf