Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Merger pada PT Komatsu Undercarriage Indonesia
ANANG YERIANTO, Arief Surya Irawan, SE, M.Com, Ak, CA
2019 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSIAksi penggabungan dan pengambilalihan usaha merupakan salah satu strategi bisnis yang dapat dilakukan perusahaan untuk mendapatkan keunggulan dalam persaingan. Akan tetapi, pada prakteknya angka kegagalan setelah proses penggabungan usaha dan pengambilalihan lebih besar dari angka keberhasilannya. Tesis ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari aksi penggabungan usaha terhadap kinerja keuangan perusahaan tertutup yang bergerak di bidang manufaktur industri alat berat. Parameter yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan dalam penelitian ini ialah: working capital, operating profit margin (OPM), debt to equity ratio (DER), return on equity (ROE), dan earning per share (EPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan perbedaan signifikan kinerja keuangan perusahaan pada periode sebelum dengan sesudah aksi penggabungan usaha dilakukan. Hanya satu periode dari lima periode yang diuji untuk parameter working capital, OPM, DER, ROE, dan EPS yang menunjukkan perbedaan signifikan masing-masing pada tahun kelima, pertama, kelima dan pertama setelah aksi penggabungan usaha.
Merger and acquisition action is one of the business strategies that can be done by an entity in order to gain competitive advantages. However, in practice, the number of failed mergers and acquisitions is bigger than the number of successful ones. This thesis aims to analyze the impacts of merger on the financial performance of a private manufacturing company in heavy industry line. The parameters used for measuring financial performance are working capital, operating profit margin (OPM), debt to equity ratio (DER), return on equity (ROE), and earning per share (EPS). Study result shows that there are no significant differences in company financial performance before and after the merger action. Only one periode from the five periods tested showed significant differences; the parameters of working capital, OPM, DER, ROE, and EPS showed significant differences in the fifth, first, fifth, and first year after the merger.
Kata Kunci : Penggabungan usaha, merger, kinerja keuangan, working capital, OPM, DER, ROE, EPS