ANALISIS APLIKASI LOGISTHINK UNTUK MENCIPTAKAN KEUNGGULAN BERSAING PERUSAHAAN MENGGUNAKAN VALUE CHAIN FRAMEWORK
Henry, Agus Setiawan, Dr., M.Soc.Sc.
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Teknologi informasi berkembang secara pesat di hampir seluruh belahan dunia termasuk Indonesia, bahkan Indonesia ditargetkan menjadi penggerak ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020 dengan nilai pasar sebesar US$ 130 miliar. Sejalan dengan hal tersebut, pengguna internet di Indonesia meningkat pesat dari 14,90% dari total jumlah penduduk pada 2013 menjadi 32,34% pada 2017 yang menunjukkan bahwa teknologi informasi yang didukung internet memiliki peran krusial belakangan ini. Hal ini juga terjadi pada dunia logistik yang semakin membutuhkan aplikasi logistik yang bisa diandalkan serta mampu menciptakan keunggulan bersaing bagi perusahaan penggunanya. Aplikasi Logisthink buatan PT Inspirasi Nusa Sejahtera adalah salah satu yang mencoba menjawab tantangan dunia logistik dengan menggunakan teknologi informasi yang didukung oleh internet. Aplikasi ini telah digunakan oleh PT ZK Trans, PT C99 Trans dan PT DO Trans sebagai aplikasi logistik perusahaan yang diharapkan dapat membantu perusahaan tersebut menjadi lebih efisien dalam kegiatan logistiknya. Hal ini kemudian menjadikan isu yang menarik untuk diteliti apakah aplikasi Logisthink dapat menjawab tantangan logistik perusahaan - perusahaan tersebut untuk menjadi lebih efisien. Penelitian dilakukan dengan menganalisis aplikasi Logisthink menggunakan Value Chain Framework yang mampu menunjukkan nilai yang diciptakan pada setiap aktivitas perusahaan khususnya aktivitas yang terkait dengan kebijakan logistik perusahaan pengguna aplikasi dengan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil wawancara menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Logisthink memberikan perubahan yang lebih baik pada aktivitas Material Management, Information Systems, Human Resources dan Marketing and Sales sehingga berhasil menurunkan struktur biaya perusahaan khususnya pada aktivitas Material Management setelah menggunakan aplikasi Logisthink. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa terjadi peningkatan profit perusahaan pengguna aplikasi Logisthink ketika aplikasi Logisthink menjadi bagian dari sumber daya dan kapabilitas perusahaan, karena aplikasi Logisthink mampu memberikan nilai lebih kepada konsumen perusahaan pengguna dibandingkan dengan konsumen perusahaan lain sehingga mampu menciptakan keunggulan bersaing.
Information Technology is developing rapidly in almost all over the world including Indonesia, even Indonesia is targeted to be the biggest digital economy driver in South East Asia in the year of 2020 in the manner of US$ 130 billion in market value. In line with that, internet user in Indonesia is increasing rapidly from 14,90% in 2013 to 32,34% in 2017, which shows that Information Technology supported by the internet has crucial role lately. This also happens in the logistics area which increasingly requires applications that are reliable and able to create competitive advantages for the companies. Logisthink application created by PT Inspirasi Nusa Sejahtera is one of these applications who tries to respond to the challenge in logistics area by using Information Technology supported by the internet to facilitate the logistics process. This application has been used by ZK Trans, C99 Trans, and DO Trans as a logistic application which is expected to facilitate these companies to be more efficient in logistic activities. This creates interesting issues to study. The study was conducted by analyzing Logisthink application with the Value Chain Framework which is able to show the value created in each company activity specifically activities which is related to logistics policy within Logisthink application user companies by means of interview as data collecting method. The interview indicates that utilization of Logisthink application provides better policy in Material Management, Information Systems, Human Resources, and also Marketing and Sales. These companies manage to reduce cost structure especially in Material Management activity in the utilization of Logisthink application. The interview also indicates that enhancement in profit occurs in Logisthink application user companies when Logisthink application being one of the companies’ resources and capabilities, in connection with the application’s ability to provide more values to the customers of Logisthink application user companies thus creating competitive advantage for the Logisthink application user companies.
Kata Kunci : Information Technology, internet, Logisthink, logistics, Value Chain Framework, Material Management, competitive advantage.