Laporkan Masalah

STUDI PENGORGANISASIAN KEGIATAN PERLINDUNGAN HUTAN (Studi Kasus di Unit IX Semangus PT. Musi Hutan Persada, Sumatera Selatan)

HENDRA KOSWANDI, Djoko Suharno Radite

2002 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Upaya perlindungan hutan dalam suatu pengusahaan hutan tanaman industri sangatlah penting untuk menjamin keberhasilan pembuatan tanaman dengan produktivitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis pekerjaan dan metode kerja kegiatan perlindungan hutan serta menganalisis pola pengorganisasiannya. Kegiatan perlindungan hutan yang dilakukan di tempat penelitian adalah pengendalian gulma, pencegahan dan pengendahan kebakaran, dan perlindungan dari berbagai kemungkinan serangan hama dan penyakit. Pengendalian gulma dilakukan sampai tanaman berumur delapan bulan melalui tiga kali kegiatan weeding yang dilaksanakan pada saat penanaman, tanaman umur 6 bulan dan tanaman umur 8 bulan. Pencegahan dan pengendalian kebakaran terutama pada musim kemarau melalui penjagaan menara api yaitu sebanyak 2 menara api permanen dan 2 menara api temporer, pembuatan dan pemeliharaan check dan untuk suplai air sebanyak 8 buah yang tersebar di seluruh kawasan, patroli menggunakan kendaraan roda dua, penyuluhan kepada masyarakat sekitar kawasan, pembentukan satuan-satuan pemadam api berupa satuan khusus api, satuan inti blok, satuan jaga dan logistik, satuan bantuan, satuan cadangan, dan satuan pagar betis. Perlindungan terhadap serangan hama dan penyakit baru sebatas pada kegiatan penelitian mengenai hama dan penyakit yang dilakukan oleh peneliti dari divisi penelitian dan pengembangan. Khusus kegiatan pencegahan dan pengendalian kebakaran perlu ditingkatkan lagi kineijanya melalui penambahan sarana dan prasarana, peralatan pemadam api, tenaga pemadam, dan peningkatan kualifikasi tenaga keija melalui pelatihan-pelatihan. Masalah perlindungan hutan yang belum mendapatkan prioritas penanganan adalah perladangan berpindah dan perambahan hutan padahal sudah 40 % dari 254 hektar jalur hijau dibabat oleh masyarakat baik untuk ladang maupun sekadar untuk diambil kayunya. Oleh karena itu perlu dibentuk bagian khusus yang menangani masalah tersebut dalam struktur organisasi unit pengelolaan.

Kata Kunci : perlindungan hutan, pengorganisasian, kebakaran

  1. S1-FKT-2002-126025-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-2002-126025-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-2002-126025-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-2002-126025-title.pdf