ASPEK KETENAGAKERJAAN PADA KEGIATAN PEMBUATAN TANAMAN DALAM PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI (Studi di HTIPT. Rimba Berlian Hijau Kalimantan Tengah)
ROHMAN, Djoko Suharno Radite
1995 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi kerja, kebutuhan tenaga kerja dan pemenuhannya serta pengorganisasian tenaga kerja pada kegiatan pembuatan tanaman dalam pembangunan HTI. Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan pengukuran waktu kerja (time study) tiap jenis pekerjaan pada kegiatan pembuatan tanaman yang kemudian dianalisis sehingga diperoleh prestasi kerja standar. Dengan memperhatikan prestasi kerja, volume pekerjaan dan tata waktu pekerjaan maka diperoleh jumlah tenaga kerja yang dibutuh kan. Untuk mengetahui pengorganisasian tenaga kerja yang ada dilakukan dengan pembagian mempelajari kerja, departemenisasi data sekunder , jenjang sehingga pengawasan diketahui maupun dengan jenjang jelas organisasinya. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa presatasi kerja pembuatan tanaman dalam pembangunan HTI adalah sebagai berikut : penyiapan lahan 0.089 Ha/HOK, penanaman 0.168 Ha/HOK, dan pemeliharaan tanaman 0.103 Ha/HOK. Dengan prestasi tersebut untuk menyelesaikan pekerjaan penyiapan lahan dibutuhkan tenaga kerja sebanyak 11.26 HOK/Ha; penanaman dibutuhkan sebanyak 5.95 HOK/Ha; dan pemeliharaan tanaman dibutuhkan sebanyak 9.7 HOK/Ha. Pemenuhan tenaga kerja terutama diperoleh dari sumber lokal dengan penerapan pola tumpangssari HTI sebagai salah satu pendekatannya. Pengorganisasian tenaga kerja menerapkan departemenisisasi berdasarkan kombinasi sistem fungsional dan teritorial dengan jenjang pengawasan 1:6. Jenjang organisasinya terdiri dari 3 tingkat dengan pelimpahan wewenang lini.
Kata Kunci : HTI, ketenagakerjaan, pembuatan tanaman