Perubahan Penggunaan Lahan dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Sekitar Hartono Mall
ALOYSIUS SATRIO W, Dr. rer.pol. Dyah Widiyastuti, S.T., M.CP
2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHWilayah pinggiran kota merupakan wilayah yang perkembangannya bersifat dinamis sehingga menyebabkan alih fungsi lahan marak terjadi. Perubahan penggunaan lahan di pinggiran kota terjadi seiring dengan padatnya lahan di wilayah pusat kota. Konsekuensi dari perubahan penggunaan lahan dapat jadi mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat. Secara normatif suatu pembangunan pasti akan menimbulkan hal positif bagi wilayahnya, akan tetapi pada kenyataannya belum diketahui secara pasti perubahan yang disebabkan baik itu positif maupun negatif di sekitar Hartono Mall. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan di Sekitar Hartono Mall sebelum dan sesudah keberadaan mall dan 2) mengidentifikasi perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat di Sekitar Hartono Mall sebelum dan sesudah keberadaan mall Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data tahun 2012 dan 2016 merepresentasikan data sebelum dan tahun 2018 merepresentasikan sesudah adanya Hartono Mall. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Unit analisis penelitian ini adalah dusun yang berada di Desa Condong Catur dan paling dekat dengan lokasi Hartono Mall. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, studi literatur, dan kajian dokumen. Penyajian data menggunakan tabel dan peta. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan dan perubahan kondisi sosial ekonomi sebelum dan sesudah keberadaan Hartono Mall yang dikaji dari luas dan bentuk penggunaan lahan bervariasi hasilnya. Periode yang paling banyak berubah adalah periode 2012-2018 sebesar 45,6 hektar dan yang paling dominan perubahannya adalah perubahan bentuk dari sawah irgasi menjadi perumahan sebesar 18,4 hektar. Hasil perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat dari segi sosial mengalami peningkatan pada variabel keikutsertaan masyarakat sebanyak 30 responden. Segi ekonomi masyarakat cenderung mengalami peningkatan terutama dari pendapatan pada katergori sangat tinggi bertambah sebanyak 14 responden dan dari mata pencaharian meningkat pada sektor perdagangan sebanyak 23 responden.
Suburban areas are regions whose development is dynamic so that land conversion has become increasingly common. Changes in land use will occur along with saturation of land in the downtown area. The consequences of changing land use can affect the socio-economic conditions of the community. Normatively, a development will certainly will be for the region, but in reality there is no certainty. The purpose of this study are 1) to identify changes in land use around Hartono Mall before and after the existence of the mall and 2) to identify changes in the socio-economic conditions of the community around Hartono Mall before and after the existence of the mall. This study used a quantitative approach with survey methods. The data used consist of primary and secondary data. Data for 2012 and 2016 represents data before the Hartono Mall and 2018 representing after the Hartono Mall. Sampling was done by simple random sampling. The unit analysis of this study was the hamlets located in Condongcatur and closest to the location of Hartono Mall. Data collection was done by interview, observation, documentation, literature study, and document review. Presentation of data used tables and maps. Data analysis used quantitative descriptive analysis. The results showed that changes in land use and changes in socio-economic conditions before and after the existence of the Hartono Mall were reviewed from the extent and forms of land use varied in results. The most changed period was the 2012-2018 periode of 45,6 hectars and the most dominant changed was the change ini shape from irrigated rice fields to housing of 18,4 hectars. The results of changes in the socio-economic conditions of the community in terms of social experience increased ini the community participation variable as many as 30 respondents. The economic aspect of the community tends to experience an increase, especially from income in very high categories, increased by 14 respondents and from livelihoods increased in the trade sector by 23 respondents.
Kata Kunci : penggunaan lahan, kondisi sosial ekonomi, hartono mall