STUDI FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN HUTAN RAKYAT (Studi Kasus Desa Glagaharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta)
DENNY PURNOMO, Ir. Djuwadi, M.S.
2002 | Skripsi | S1 MANAJEMEN HUTANPembangunan hutan rakyat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat pedesaan maupun di luar kawasan hutan rakyat. Dampak positif tersebut diantaranya kesejahteraan masyarakat pedesaan semakin baik dan dari aspek lingkungan, semakin berkurangnya lahan-lahan kritis. Keberhasilan pembangunan hutan rakyat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya faktor sosial ekonomi masyarakat yang merupakan subyek utama dalam pembangunan hutan rakyat. Penelitian mengenai faktor-faktor sosial ekonomi telah banyak dilakukan diberbagai tempat yang memberikan hasil yang berbeda untuk tiap tempat penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi terhadap keberhasilan hutan rakyat. Penelitian ini dilakukan di Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Untuk memenuhi tujuan tersebut dilakukan berbagai analisis diantaranya, analisis deskriptif dan analisis regresi ganda. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Pengambilan sampel menggunakan dua stratifikasi yaitu stratifikasi pertama berupa unit administrasi dalam hal dusun dan stratifikasi kedua yaitu unit analisis dalam hal ini keluarga. Jumlah sampel yang diambil untuk analisis sebanyak 10 %. Dari hasil analisis antara faktor-faktor sosial ekonomi terhadap jumlah pohon per hektar yang dimiliki responden menunjukan pembangunan hutan rakyat di Desa Glagaharjo baik dengan jumlah pohon per hektar 551 batang. Analisis regresi menunjukan hasil bahwa faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi terhadap keberhasilan hutan rakyat yang ditunjukan dengan jumlah pohon per hektar yaitu jenis pekerjaan dan umur kepala keluarga. Besarnya pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap jumlah pohon ditunjukan pada persamaan regresi berikut : Y = 171,98 + 94,77X05- 2,83X5 dengan nilai R sebesar 0,396 dan nilai R2 sebesar 0,156. Kecilnya nilai R dan R2 disebabkan adanya perbedaan sosial ekonomi yang signifikan untuk masing-masing dusun yang terpilih sebagai sampel.
Kata Kunci : Faktor sosial ekonomi, jumlah pohon per hektar, analisis regresi ganda