KAJIAN EROSI DAN SEDIMENTASI DAS NGRANCAH KABUPATEN KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Dewi Sulastriningsih, Sri Astuti Soedjoko, Supriyandono
2002 | Skripsi | S1 KEHUTANANDi permukaan bumi ini erosi akan selalu terjadi. Bertambahnya jumlah penduduk dunia secara tidak langsung memberikan tekanan terhadap iingkungan sehingga mengurangi daya dukungnya, erosi dan sedimentasi sebagai salah satu dampak negatifnya. Dalam kurun waktu tertentu dampak dari erosi dan sedimentasi akan merugikan baik secara ekonomi, sosial dan budaya.Penelitian ini bertujuan untuk menduga besarnya erosi dan sedimentasi tahunan yang terjadi di DAS Ngrancah dan memberikan alternate arahan penggunaan lahan untuk mengurangi erosi dan sedimentasi yang terjadi. Metode yang digunakan adalah metode USLE untuk menduga erosi permukaan, sedangkan untuk menduga besarnya suspended load kombinasi perhitungan flow duration curve dan sediment rating curve dan dilakukan bed load berdasarkan menggunakan besarnya Tabel Maddock erosi permukaan . Arahan penggunaan dan sedimentasi lahan sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan pengelolaan DAS sesuai kaidah konsetvasi. Berdasarkan metode pendugaan tersebut maka diperoleh besarnya erosi permukaan sebesar 392.480,6045 ton/th dan termasuk kelas bahaya erosi berat (191,7961 ton/ha/th), sedangkan suspended load sebesar 18.605,73 ton/tah dan bed loadnya sebesar 4.651,4325 ton/th sehingga sedimentasi tahunan sebesar 23.257,1625 ton/th. Untuk mengurangi laju erosi dan sedimentasi digunakan pedoman arahan penggunaan lahan berdasarkan RTL-RLKT Departemen Kehutanan. Dengan perubahan faktor pengelolaan tanaman (C) dan pengelolaan lahan (P) besarnya penurunan erosi pemukaan di DAS Ngrancah adalah 234.566,7517 ton/ha/th atau sebesar 59,76%. Besarnya erosi permukaan DAS Ngrancah menjadi 157.923,8528 ton/th dan kelas bahaya erosinya menjadi sedang yaitu sebesar 77,1737 ton/ha/th
Kata Kunci : erosi, sedimentasi, DAS, Ngrancah