Laporkan Masalah

EVALUASI AWAL UJI KLON STEK PUCUK Tectona grandis L.f. SAMPAI UMUR 12 BULAN DI KPH NGAWI

ANTUN PUSPANTI, Dr. lr. Mohammad Na’iem, M.Agr., Ir. Sri Danarto M.Agr.S

2002 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kebutuhan kayu jati semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, bertambah baiknya taraf pendidikan dan taraf hidup, karena kayu jati mempunyai kualitas yang baik dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Pemuliaan pohon mempunyai peran strategis dalam meningkatkan mutu dan produktivitas hutan yakni melalui penggunaan bibit unggul dalam penanaman. Pembiakan vegetatif merupakan pilihan karena memungkinkan memperoleh perbaikan sifat genetik yang besar secara cepat, yang dapat dilakukan melalui uji klon stek pucuk. Evaluasi awal uji klon stek pucuk Tectona grandis L.f. di KPH Ngawi ini bertujuan mengetahui ; (1) Kemampuan hidup klon-klon yang diuji selama 12 bulan di lapangan, (2) Perilaku pertumbuhan tanaman selama 12 bulan, (3) Variasi pertumbuhan tinggi, diameter batang dan kelurusan batang tanaman sampai umur 12 bulan, (4) Parameter genetik untuk karakteristik tinggi, diameter dan kelurusan batang tanaman. Penelitian dilakukan pada tanaman uji klon jati umur 12 bulan di RPH Gendingan, BKPH Walikukun, KPH Ngawi, dengan jumlah klon 40. Penanaman menggunakan rancangan acak lengkap berblok dengan 5 blok, 4 treeplot, dengan jarak tanam 3x3 m. Penanaman dilakukan pada bulan Februari 2000 dan pengamatan dilakukan tiap 3 bulan. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada variasi genetik untuk pertumbuhan tinggi akhir, akan tetapi ada variasi genetik yang sangat nyata pada pertumbuhan diameter akhir dan pada karakter kelurusan batang. Klon terbaik adalah klon nomor 143 yang merupakan klon dengan pertumbuhan tinggi dan diameter terbaik serta memiliki kelurusan batang yang termasuk dalam skor 1. Taksiran nilai heritabilitas untuk pertumbuhan tinggi tidak dapat dihitung karena hasil analisis variansnya menunjukkan tidak ada perbedaan nyata antar klon. Taksiran nilai heritabilitas untuk pertumbuhan diameter adalah sebesar 0,409 dan untuk karakter kelurusan batang adalah 0,465. Perolehan genetik untuk karakter diameter batang adalah 12,47% dan untuk karakter kelurusan batang adalah 10,927%. Korelasi genetik antara tinggi dan diameter batang adalah 0,878; tinggi dan kelurusan batang adalah 0,026; diameter dan kelurusan batang adalah 0,094.

Kata Kunci : uji klon, stek pucuk

  1. S1-FKT-2002-106586-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-2002-106586-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-2002-106586-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-2002-106586-title.pdf