PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG HUTAN LINDUNG BEBENG (Studi Kasus di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta)
MANUEL MENDES, Ir. Lies Rahayu W.F, M.P., Ir. San Afri Awang M.Sc.
2001 | Skripsi | S1 KEHUTANANKeberhasilan pengelolaan suatu hutan lindung banyak bergantung dari dukungan masyarakat sekitarnya. Dukungan tersebut dapat terjadi apabila masyarakat mengetahui manfaat dari hutan lindung tersebut. Disamping itu adanya Interaksi yang baik antara masyarakat sekitar dengan hutan lindung akan menciptakan keamanan di dalam maupun di luar kawasan. Melihat pentingnya peranan masyarakat tersebut maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui persepsi, interaksi, keamanan dan manfaat yang diperoleh masyarakat Desa Kepuharjo dari Hutan Lindung Bebeng. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan melakukan wawancara langsung dengan responden. Data primer yang dikumpulkan meliputi tingkat pendidikan responden, umur responden, jarak dusun ke Hutan Lindung Bebeng, keamanan, interaksi masyarakat, manfaat dan persepsi masyarakat. Data sekunder meliputi jumlah penduduk Dusun Kaliadem, Jambu dan Petung, monografi Desa kepuharjo, peta Hutan Lindung Kaliurang, mata pencaharian penduduk desa Kepuharjo, dan data keamanan Hutan Lindung Kaliurang 2001. Analisis dengan uji Chi-Square dilakukan untuk mengetahui hubungan antara persepsi masyarakat Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem, Jambu dan Petung) terhadap Hutan Lindung Bebeng. Dan data sekunder yang mendukung penelitian dianalisis secara deskriptif tabulatif. Secara keseluruhan responden yang memiliki kategori persepsi tinggi sebesar 90% dan responden dengan kategori persepsi rendah sebesar 10%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan umur responden terhadap persepsi masyarakat tentang Hutan Lindung Bebeng. Sedangkan jarak dari dusun ke Hutan Lindung Bebeng berpengaruh nyata terhadap persepsi masyarakat. Keamanan Hutan Lindung Bebeng dapat digambarkan tidak mengkhawatirkan. Hal ini ditunjukkan dengan pencurian kayu hanya untuk kebutuhan kayu bakar, masyarakat melaporkan kejadian-kejadian negatif terhadap hutan kepada petugas, menjaga dan adanya kerjasama antara petugas dengan masyarakat dalam Hutan Lindung Bebeng.
Kata Kunci : -