Penolakan Venezuela Terhadap Bantuan Humanitarian Oleh Komunitas Internasional
KUMAJAYA, Prof. Dr. Mohammad Mohtar Masoed, M.A.
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALPenelitian ini membahas mengenai berbagai faktor yang membuat Venezuela menolak bantuan humanitarian oleh komunitas internasional. Setelah mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi pemerintahan Venezuela dalam menolak bantuan humanitarian, penelitian dilanjutkan dengan melihat bagaimana pemerintahan Venezuela era Chaves serta rezim sebelumnya dapat berpengaruh terhadap kebijakan dari administrasi Maduro untuk menolak bantuan humanitarian. Penelitian ini akan menggunakan konsep konstruktivis untuk melihat bagaimana sense of identity cukup berpengaruh terhadap pengambilan keputusan dalam menolak bantuan humanitarian, selain konstruktivis penggunaan sense of vulnerability juga digunakan untuk menggambarkan kekhawatiran rezim Maduro akan adanya intervensi baik dari internal maupun eksternal yang dapat mengancam pemerintahannya. Penelitian ini akan menceritakan kronologi awal kemunculan krisis ekonomi di Venezuela yang kemudian menjelma menjadi krisis kemanusiaan sehingga mendesak komunitas internasional untuk melakukan intervensi. Setelah itu dilanjutkan dengan penjelasan tentang fenomena survivability di Venezuela serta adanya hubungan antara sense of identity dan sense of vulnerability yang menjadi dasar bagi rezim Maduro untuk membuat kebijakan penolakan terhadap bantuan humanitarian oleh komunitas internasional.
This study discusses about various factors that make Venezuela reject humanitarian assistance by the international community. After knowing what factors influenced the Venezuelan government in rejecting humanitarian assistance, the research continued by looking at how the Chaves era Venezuelan government and the previous regime could influence the policies of the Maduro administration to reject humanitarian assistance. This research will use constructivist concepts to see how the sense of identity influences decision making in rejecting humanitarian assistance, in addition to constructivists the use of sense of vulnerability is also used to describe the concerns of the Maduro regime that there are internal and external interventions that can threaten their government. This research will tell the initial chronology of the emergence of the economic crisis in Venezuela which later transformed into a humanitarian crisis that urged the international community to intervene. After that, it was followed by an explanation of the survivability phenomenon in Venezuela and the relationship between sense of identity and sense of vulnerability which became the basis for the Maduro regime to make a policy of rejecting humanitarian assistance by the international community.
Kata Kunci : Rejection, Humanitarian, International Community, Constructivists, Survivability, Sense of Identity, Sense of Vulnerability