ANALISIS PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT TERHADAP KONDISI KEUANGAN PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DALAM LQ45
SISILIA KARTINI, Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr., M.B.A.,
2018 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSIINTISARI Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat pengungkapan sustainabiity report antar perusahaan yang terdaftar dalam LQ45 dan untuk membandingkan kondisi keuangan antara perusahaan yang mengungkapkan sustainability report dan yang tidak mengungkapkan sustainability report. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 dengan jumlah 103 perusahaan. Pedoman pengungkapan sustainability report yang digunakan adalah GRI-G4.Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan sumber data sekunder berupa sustainability report dan laporan keuangan yang telah diaudit pada tahun 2015, 2016 dan 2017. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu content analysis dan independent t Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan rata-rata tingkat pengungkapan sustainability report paling tinggi adalah perusahaan pada sektor pertanian dan sektor pertambangan, karena aktivitas operasionalnya memiliki potensi dampak terhadap lingkungan dan masyarakat. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kondisi keuangan yang diukur dengan variable Return on Equity (ROE) tidak signifikan,yang berartibahwa kondisi keuangan Return on Equity (ROE) perusahaan yang mengungkapkan sustainability report tidak lebih baikdari pada perusahaan yang tidak mengungkapkan sustainability report. Selanjutnya, kondisi keuangan yang diukur dengan variable Debt to Total Assets Ratio (DAR) menunjukkan hasil yang signifikan atau mendukung hipotesis yang berarti bahwa Debt to Total Assetss Ratio (DAR) perusahaan yang mengungkapkansustainability report lebih dipercaya dari pada perusahaan yang tidak mengungkapkan sustainability report.
ABSTRACT This research aimed to compare the levels of sustainability report disclosures among LQ45 companies. Other than that, the research also aimed to compare the financial conditions among companies that had revealed their sustainability reports and those which had not. The samples of the research were all companies listed in LQ45 index of as many as 103. The sustainability report disclosure was made based on the GRI-G4 guidelines. The research was descriptive. The secondary data were obtained from sustainability reports and audited financial reports on 2015, 2016, and 2017. The data analysis was carried out using content analysis and independent t-test. The results showed that overall, the averagelevel of sustainability report disclosures with the highest level of disclosure were those which operated in agriculture and mining sectors because those companies� activities had direct operational impacts on environment and the society. The results of hypothesis test indicated that the financial condition measured by Return on Equity (ROE) variable was insignificant, meaning that the companies that had revealed their sustainability reports had no better Return on Equity (ROE) financial conditions than those which had not. The financial condition measured using Debt to Total Assets Ratio (DAR) variable indicated a significant result. This finding also supported the hypothesis, meaning that the companies that had revealed their sustainability reports had a more-trusted Debt to Total Assets Ratio (DAR) than the others which had not.
Kata Kunci : Sustainability Report, Global Reporting Initiative, Financial Conditions, Return on Equity, Debt to Total Assets Ratio