ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH NON BANK : SURVEY PADA BAITUL MAAL WA TAMWIL (BMT) PROVINSI D.I YOGYAKARTA
PUTRI CATUR AYU L, Suyanto,S.E.,M.B.A.,Ph.D
2019 | Tesis | MAGISTER AGAMA DAN LINTAS BUDAYAPengendalian internal adalah upaya preventif yang harus selalu dievaluasi untuk mencegah kegagalan yang disebabkan oleh moral hazardbaikdari internal maupun eksternal organisasi. Sistem pengendalian internal didesain untuk memberikan jaminanpada pencapaian tiga tujuan organisasi, yaitu kehandalan laporan keuangan, efektivitas dan efisiensi operasional dan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi. Pada lembaga keuangan mikro seperti BMT, pengendalian internal berperan penting untuk meminimalisir resiko, mencegah fraud, menjaga aset dan mendukung kinerja profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variabel komitmen manajemen, ketidakpastian lingkungan dan tekanan eksternal pada penerapan sistem pengendalian internal di BMT yang terletak di Provinsi DI Yogyakarta. Data primer berupa kuesioner didistribusikan kepada 95 manajer BMT anggota Puskopsyah untuk dilakukan uji analisis menggunakan PLS pada pendekatan kuantitatif. Hasil statistik menunjukkan adanya hubungan positif signifikan pada komitmen manajemen, ketidakpastian lingkungan dan tekanan eksternal dengan pengendalian internal. Sementara itu, pendekatan kualitatif dilakukan untuk mendukung hasil uji statistik dengan melakukan wawancara pada empat BMT yang memenuhi persyaratan
Internal control is a preventive effort that must be evaluated by organizations to prevent failures caused by internal and external moral hazard. The internal control system is designed to guarantee the achievement of three organizational objectives, namely financial report reliability, operational effectiveness and efficiency and compliance with laws and regulations. In microfinance institutions such as BMTs, internal control plays an important role in minimizing risk, preventing fraud, safeguarding assets and supporting profitability performance. This study aims to investigate the influence of management commitment, environmental uncertainty and external pressure on the implementation of internal control systems at BMT located in DI Yogyakarta Province. The primary data in the form of questionnaires were distributed to 95 BMT managers members of Puskopsyah to conduct an analysis test using PLS on a quantitative approach. Statistical results indicate a significant positive relationship to management commitment, environmental uncertainty and external pressure with internal control. Meanwhile, a qualitative approach was carried out to support the results of statistical tests by conducting interviews with four BMTs that met the requirements
Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Komitmen Manajemen, Ketidakpastian Lingkungan dan Tekanan Eksternal, BMT, Teori Institutional