Laporkan Masalah

PENGARUH NILAI TEKANAN DAN KOMPOSISICAMPURAN SERBUK GERGAJI KAYU BANGKIRAI DAN KAYU PINUS TERHADAP SIFAT FISIK-KIMIA BRIKET ARANG

TRIONO LILIK DARSQNO, Soeparno

2001 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Limba'n industri pengolahan kayu yang berupa serbuk gergaji mempunyai potensi sebagai bahan baku pembuatan briket arang. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah penggergajian kayu bangkirai dan kayu pinus sebagai bahan baku briket arang serta untuk mengetahui pengaruh tekanan dan variasi komposisi campuran serbuk gergaji terhadap sifat fisik-kimia briket arang yang dihasiikan. Bahan baku pembuatan briket arang berupa serbuk gergaji kayu bangkirai dan kayu pinus. Serbuk gergaji aiarangkan terlebi’n dahulu kemudian serbuk arang yang diperoien disaring dengan menggunakan ukuran 20 mesh agar diperoien ukuran yang seragam. Briket dibuat aengan serbuk arang seberat 40 gram dengan lima komposisi campuran yang berbeda dan menggunakan tiga tekanan yang berbeda pula, sebeiumnya diiakukan pencampuran dengan menggunakan perekat pati dengan prosentase 5%. Rancangan penelitian menggunakan poia percobaan faktorial 3 x 5 dengan ulangan 3 kali sehingga diperoleh contoh uji sebanyak 45. Data yang diperoleh diuji dengan analisis varians dan diuji lanjut dengan LSD (Least Significant Difference). Hasii penelitian menunjukkan bahwa untuk tekanan 351,50 kg/cm 2 menghasilkan briket arang dengan kadar air yang iebih kecii dibanaingkan dengan yang menggunakan tekanan 246,05 kg/cm 2 dan 140,60 kg/cm 2. Tekanan 351,50 kg/cm2 menghasilkan berat jenis yang iebih besar jika dibanaingkan dengan tekanan 246,05 kg/cm 2 dan 140,60 kg/cm 2. Faktor tekanan ini memberikan pengaruh beda sangat nyata pada kadar air dan berat jenis briket arang yang dihasiikan. Komposisi 100% bangkirai menghasilkan briket arang dengan kadar air berat jenis dan kadar zat mudah menguap yang tinggi jika dibanaingkan dengan komposisi 75% bangkirai 25% pinus, 50% bangkirai 50% pinus, 25% bangkirai 75% pinus serta 100% pinus. Komposisi 100% pinus menghasilkan briket arang dengan nilai kalor, kadar abu dan kadar karbon terikat yang iebih tinggi dibandingkan dengan 100% bangkirai, 75% bangkirai 25% pinus, 50% bangkirai 50% pinus maupun 25% bangkirai 75% pinus. Faktor komposisi campuran ini memberikan pengaruh beda sangat nyata pada kadar air, berat jenis, nilai kalor, kadar abu, kadar zat mudah menguap dan kadar karbon terikat. Briket arang yang dihasiikan pada penelitian ini aapat memenuhi standar Amerika tetapi untuk standar Jepang dan Inggris belum.

Kata Kunci : serbuk gergaji, tekanan, komposisi campuran serta sifat fisik-kimia briket arang.

  1. S1-FKT-2001-101702-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-2001-101702-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-2001-101702-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-2001-101702-title.pdf