KEANEKARAGAMAN DAN KERAPATAN JENIS BURUNG Dl SAVANA TAMAN NASIONAL BALURAN KABUPATEN SITUBONDO JAWA TIMUR
ENI HANDAYANI, Djuwantoko, Supriyandono
2001 | Skripsi | S1 KEHUTANANMeningkatnya kebutuhan lahan berdampak negatif terhadap kelestarian habitat alami satwa. Burung sebagai satwa indikator kelestarian habitat perlu dipantau keberadaan maupun dinamika populasinya. Untuk itu diperlukan data tentang jenis dan jumlah populasinya dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari keanekaragaman dan kerapatan jenis burung yang ada di savana Taman Nasional Baluran sekaligus mempelajari kualitas habitat savana tersebut saat ini. Metode yang dipakai untuk menginventarisasi burung adalah metode line transect dengan dua sabuk. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode log normal distribution dengan asumsi jika habitat savana dalam kondisi normal maka kerapatan jenis-jenis burung di savana akan terdistribusi secara normal. Data vegetasi yang diambil adalah jumlah individu tiap strata yang telah ditentukan, menggunakan metode nested sampling yang nantinya dicari kerapatan vegetasinya per strata. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah bahwa di savana Taman Nasional Baluran dijumpai 39 jenis burung dari 24 famili dengan distribusi kerapatan tidak menggambarkan distribusi log normal. Dari hasil tersebut diduga bahwa savana Taman Nasional Baluran tidak dalam keadaan normal, melainkan ada elemen habitat yang mengalami perubahan. Diduga penyebab dari perubahan tersebut adalah keberadaan Acacia nilotica dan proyek pembakaran Acacia nilotica di savana. Dari data vegetasi diketahui bahwa vegetasi di savana didominasi oleh jenis Acacia dan Widuri. Sedangkan strata yang memiliki kerapatan vegetasi tertinggi adalah strata bawah (ketinggian 0,5-3) meter dengan jumlah individu 6666/ha. Strata bawah juga merupakan strata yang paling banyak dimanfaatkan oleh burung. Untuk menormalkan kembali kondisi savana maka ekspansi Acacia nilotica harus dihentikan. Selain itu juga perlu diadakan pembersihan biji Acacia nilotica dari savana agar tidak tumbuh kembali.
Kata Kunci : Keanekaragaman, kerapatan jenis, distribusi lognormal, nested sampling