HABITAT BERSARANG, STATUS POPULASI, DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENYU DI PANTAI TAMAN KILI-KILI, TRENGGALEK
RINA NURYASARI, Prof. Dr. Tjut Sugandawaty Djohan, M.Sc.; Prof. Dr. Su Ritohardoyo, MA.
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU LINGKUNGANPenyu lekang (Lepidochelys olivacea) merupakan salah satwa yang masuk dalam kategori rentan kepunahan berdasarkan daftar IUCN (International Union for Conservation of Nature). Pantai Taman Kili-kili merupakan habitat bersarang bagi penyu lekang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi habitat bersarang, populasi, dan persepsi masyarakat terhadap penyu di wilayah tersebut. Metode pengambilan data vegetasi dan fisik dilakukan dengan kuadrat plot yang diletakkan secara purposive pada bagian barat, tengah, dan timur pantai. Data populasi penyu diperoleh dari pencatatan yang dilakukan anggota Kelompok pengawas penyu (pokmaswas). Wawancara mendalam dilakukan terhadap anggota pokmaswas dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar pantai mengenai persepsi mereka terhadap penyu. Hasil penelitian menunjukkan sarang penyu hanya ditemukan pada pantai bagian barat karena bagian ini bersih dari vegetasi lantai serta terbuka dengan intensitas cahaya tinggi. Penyu lebih memilih bersarang di sini karena masih ada pandan yang tumbuh alami. Vegetasi yang dominan di bagian ini adalah pandan laut (47%). Anggota pokmaswas memindahkan seluruh sarang penyu ke dalam bak penetasan karena alasan melindungi sarang dari gelombang dan pencurian telur. Jumlah induk penyu yang bersarang rata-rata 37 induk dengan kisaran 22 (thn. 2015) hingga 47 induk (thn. 2016). Persentase penetasan rata-rata 71,77%. Saat ini ancaman pencurian telur sudah tidak ada sebab penduduk takut akan denda dan hukuman jika melanggar aturan. Namun pokmaswas tetap memindahkan sarang ke bak penetasan. Pokmaswas perlu meninjau ulang kegiatan pemindahan sarang saat ini, karena sebenarnya strategi perlindungan sarang yang terbaik adalah penjagaan sarang di habitat awalnya.
Olive Ridley turte (Lepidochelys olivacea) were migratory species and included in IUCN (International Union for Conservation of Nature) list. Taman Kili-kili beach was nesting habitat of Olive Ridley turtle. This research aimed to analysis habitat condition, population, and community perception about sea turtle. Data collected by purposive sampling semi objective. Quadratic plot were used to gain vegetation data in west, middle, and east side of the beach. Data of sea turtle population were got from report made by Community of sea turtle observer (pokmaswas) members. Indepth interview with pokmaswas and community members have been made to understand their perception about sea turtle. The result revealed that natural nest only found at west side of the beach because this area is open and clean area with high light intensity. Olive ridley turtle prefer to nest near natural Pandan. Dominant vegetation at these side was Pandanus tectorius (47%). Pokmaswas members moved all natural nests to hatchery because of high wave and poaching. Average number of turtles were 37 indivuals. The average of hatching was 71,77%. Now, people around the beach do not poach because they are afraid of penalties and fines. But, pokmaswas members still move all eggs at hatchery. Pokmaswas have to review that activity because actually the best strategy to protect turtle is to keep the nest in natural habitat.
Kata Kunci : Lepidochelys olivacea, habitat, populasi, persepsi