Laporkan Masalah

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA UMBUL PONGGOK MEWUJUDKAN LINGKUNGAN HIDUP BERKELANJUTAN (KASUS DI DESA PONGGOK KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN)

PEBRI NURHAYATI, Prof. Dr. Su Ritohardoyo, MA.; Dr. Niken Wirasanti, M.Si.

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengelolaan Umbul Ponggok untuk kegiatan ekowisata, mengkaji partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Umbul Ponggok dan menganalisis hubungan lima unsur pedoman penyelenggaraan ekowisata dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Umbul Ponggok. Metode yang digunakan untuk menganalisis hubungan lima unsur dengan tingkat partisipasi adalah dengan analisis regresi linear berganda. Pengambilan data partisipasi dilakukan di RW 1 dan RW 2 Dusun Ponggok sebanyak 98 sampel. Wawancara terstruktur digunakan untuk mengetahui pengelolaan Umbul Ponggok. Total informan dalam wawancara ini adalah 2 orang yang dipilih berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan dalam pengelolaan Umbul Ponggok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pengelolaan Umbul Ponggok dilihat dari unsur fisik, biotik dan kebudayaan yang ada. Kondisi biotik Umbul Ponggok kurang sesuai prinsip ekowisata terutama dalam kegiatan konservasi. 2) Belum ada partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengelolaan Umbul Ponggok terkait kegiatan pengelolaan. 3) Tidak terdapat hubungan antara unsur pendidikan dengan tingkat partisipasi masyarakat, dan terdapat hubungan antara unsur perlindungan atau pembelaan, keterlibatan komunitas setempat, pengawasan, dan konservasi dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Umbul Ponggok. 4) Unsur dominan yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Umbul Ponggok adalah unsur pengawasan sebesar 25,4%. Pada kenyataannya belum diterapkan pengelolaan dengan prinsip ekowisata secara penuh dan belum seluruh masyarakat ikut berperan aktif dalam kegiatan pengelolaan Umbul Ponggok untuk kegiatan ekowisata. Diperlukan sebuah pengembangan dan penerapan prinsip ekowisata secara penuh yang mempertimbangkan keaslian dan keasrian Umbul Ponggok dan juga partisipasi masyarakat untuk menjaga kelestarian Umbul Ponggok guna menciptakan kegiatan ekowisata yang berkelanjutan.

This study aims to determine the management of Umbul Ponggok for ecotourism activities, examine community participation in the management of Umbul Ponggok and analyze the relationship of the five elements of ecotourism implementation guidelines with the level of community participation in the management of Umbul Ponggok. The method used to analyze the relationship of the five elements with the level of participation is by multiple linear regression analysis. The taking of participation data was conducted in RW 1 and RW 2 of Ponggok Hamlet as many as 98 samples. Structured interviews were used to determine the management of Umbul Ponggok. The total informants in this interview were 2 people who were chosen based on their involvement and knowledge in managing Umbul Ponggok. The results of the study show that 1) Management of Umbul Ponggok is seen from the physical, biotic and cultural elements. The biotic condition of Umbul Ponggok is not in accordance with the principles of ecotourism, especially in conservation activities. 2) There has been no community participation in Umbul Ponggok management activities related to management activities. 3) There is no relationship between the element of education and the level of community participation, and there is a relationship between the elements of protection or defense, the involvement of local communities, supervision, and conservation with the level of community participation in the management of Umbul Ponggok. 4) The dominant element that influences the level of community participation in managing Umbul Ponggok is the supervision element of 25.4%. In reality, management has not yet been implemented with the principle of ecotourism in full and not all communities have actively participated in the management of Umbul Ponggok for ecotourism activities. A full development and application of the principle of ecotourism is needed that takes into account the authenticity and the beauty of Umbul Ponggok and also community participation to preserve the Umbul Ponggok to create sustainable ecotourism activities.

Kata Kunci : umbul ponggok, ecotourism, participation

  1. S2-2019-407898-abstract.pdf  
  2. S2-2019-407898-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-407898-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-407898-title.pdf