Laporkan Masalah

EVALUASI JARINGAN JALAN ANGKUTAN DI RPH MARIBAYA, BKPH PARUNG PANJANG KPH BOGOR

ISTAMI, Dr. Ir. Nunuk Supriyatno, M.Sc.

2001 | Skripsi | S1 MANAJEMEN HUTAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik jaringan jalan angkutan di RPH Maribaya dan untuk mengetahui optimalitas jaringan jalan angkutan yang telah dibuat, baik pada PWH untuk tujuan jangka panjang maupun pada PWH untuk tujuan eksploitasi atau pemanenan hasil hutan. Penelitian ini dilakukan di RPH Maribaya, BKPH Parung Panjang KPH Bogor PT. Perhutani (Persero) Unit III Jawa Barat yang merupakan kelas perusahaan Acacia mangium dengan potensi tegakan 65,92 m /Ha. RPH Maribaya memiliki konfigurasi lapangan yang datar sampai dengan landai, dengan kemiringan datar (0 - 8 %) sampai dengan agak curam (15 - 25 %) dengan ketinggian tempat berkisar antara 0- 323 m dpi. Karakteristik jaringan jalan angkutan di RPH Maribaya digambarkan oleh beberapa parameter, yaitu kerapatan jalan (RD), spasi jalan (RS), jarak sarad ratarata (MSD) dan prosen pembukaan wilayah (E %), yang nilainya tergantung pada luas areal hutan dan panjang jalan yang telah dibuat. Optimalitas jaringan jalan angkutan dapat diketahui berdasarkan nilai kerapatan jalan optimal (ORD) dan spasi jalan optimal (ORS), dengan memperhatikan potensi hutan dan keseimbangan antara biaya penyaradan dengan biaya pembuatan dan pemeliharaan jalan. Hasil perhitungan karakteristik jaringan jalan angkutan pada tujuan PWH yang berbeda temyata memberikan hasil yang berbeda pula. Pada PWH untuk tujuan jangka panjang mempunyai RD = 20,31 m/Ha; RS = 492,37 m dan jarak sarad rata-rata teoritis (MSDo) = 123,1 m; jarak sarad rata-rata terpendek (MSDt) = 226,56 m; jarak sarad rata-rata lapangan (MSD1) = 95,64 m serta nilai E % = 54,35 %, dengan ORD = 6,42 m/Ha dan ORS = 1.557,63 m. Pada PWH untuk tujuan eksploitasi mempunyai RD = 59,99 m/Ha; RS = 166,69 m; jarak sarad ratarata teoritis (MSDo) = 41,67 m; jarak sarad rata-rata terpendek (MSDt) = 79,89 m; jarak sarad rata-rata lapangan (MSD1) = 95,64 m serta nilai E % = 52,1 % dengan ORD = 23,02 m/Ha dan ORS = 434,40 m. Secara umum jaringan jalan angkutan di RPH Maribaya berdasarkan perbandingan antara RD aktual dan ORD sudah optimal bahkan ada kelebihan panjang jalan, sedangkan bila dilihat dari nilai E % temyata distribusi dan tata letak jaringan jalannya masih belum baik serta kurang menguntungkan.

The aims of the research are to characterize the existing road network and find out the optimal road density for long-term forest management and timber harvesting purpose. This research took place in RPH Maribaya, BKPH Parang Panjang KPH Bogor PT. Perhutani (Persero) Unit III West Java. The area is 2,116.85 Ha, dominated by Acacia mangium plantation, with harvestable volume of 65.92 m3/Ha. The relief of the area is flat (0- 8 %) to gentle (15- 25 %) with altitude of 0- 323 m above sea level. The characteristic of the road network was described using several parameters, namely: road density (RD), road spacing (RS), theoretical mean skidding distance (MSDo), shortest mean skidding distance (MSDt), field mean skidding distance (MSD1) and percentage of opening up (E %). The optimal road density (ORD) for long-term forest management was calculated based on increment, skidding cost, annual investment of road construction and maintenance cost, where as for timber harvesting purpose based on the harvestable volume (m3/Ha). RD in the total area was 20.31 m/Ha, with RS of 492.37 m, MSDo of 123.1 m, MSDt of 226.56 m, MSD1 of 95.64 m and E % of 56.35 %. In the harvesting area, RD averaged to 59.99 m/Ha, with RS of 166.69 m, MSDo of 41.67 m, MSDt of 79.89 m, MSD1 of 95.64 m and E % of 52.1 %. ORD for long-term forest management was 6.42 m/Ha, while for timber-harvesting purpose was 23.02 m/Ha. The actual RD both in the whole and harvesting area is higher as ORD, regarding to their E %-value, the existing road network is unfavorable.

Kata Kunci : jaringan jalan angkutan, Acacia mangium, Jawa Barat

  1. S1-FKT-2001-106470-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-2001-106470-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-2001-106470-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-2001-106470-title.pdf