SKEDUL SUHU DAN KELEMBABAN PENGERINGAN EMPAT JENIS KAYU BERDIAMETER KECIL DARI JAMBI
Wahyu Dwi Hartanto, Dr. Ir. Sri Nugroho Msrsoem, M.Sc., Ir.Efrida Basri
2001 | Skripsi | S1 KEHUTANANPemanfaatan hasil hutan pada masa ialu hingga saat ini masih berorentasi terhadap kayu masak (diameter besar), padahal kemampuan hutan alam untuk menyediakannya semakin berkurang. Kayu (log) diameter kecil maupun kayu kurang dikenal kadang dibiarkan rusak tidak dimanfaatkan. Maka perlu perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas kayu-kayu tersebut. Salah satu usahanya adalah dengan pengeringan.Penelitian ini bertujuan memperoleh bagan pengeringan untuk kayu Medang (Litsea sp), Balam (Palaquium gutta Bail), Bayur (Pterospermum diversifolium Bl) dan Merkubung (Macaranga gigantea Muell Arg) yang berdiameter kecil sehingga dapat digunakan dalam dapur pengering konvensional (Conventional Kiln Drying). Dari penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap industri pengolahan kayu diameter kecil, serta mengurangi tekanan terhadap hutan alam yang semakin besar akibat eksploitasi. Bagan pengeringan untuk setiap jenis ditetapkan berdasarkan hasil uji pendahuluan (Quick Drying Test) pada suhu 100 °C. Ukuran contoh ujinya 20 cm x 10 cm x 2,5 cm yang berjumlah 10 papan tiap jenisnya. Cacat yang diamati dalam uji pendahuluan ini adalah retak awal, deformasi, dan retak dalam. Cacat tersebut digunakan untuk memperkirakan suhu minimum, beda suhu bola basah, dan suhu maksimum sebelum ditetapkan menjadi bagan pengeringan. Skedul suhu dan kelembaban udara yang dipilih berdasarkan atas skedul yang telah ditetapkan oleh Puslitbang Hasil Hutan, Bogor. Ukuran contoh uji yang digunakan dalam dapur pengering adalah 100 cm x 20 cm x 2,5 cm dengan jumlah 10 papan setiap jenis kayu. Hasil pengeringan menunjukkan bahwa bagan pengeringan yang optimal untuk kayu Balam dan Medang adalah 37,7 °C- 60 °C dan kelembaban relatifhya 86 % - 38 %, sedangkan kayu Bayur dan Merkubung dengan suhu 43,3 °C- 76,6 °C dan kelembaban 75 %-33%. Bagan pengeringan tersebut merupakan modifikasi dari hasil yang telah ditetapkan dalam pengeringan uji pendahuluan.
Kata Kunci : log diameter kecil, uji pendahuluan, bagan pengering