EVALUASI UJI KLON JATI SAMPAI UMUR 1 (SATU) TAHUN DI KPH CEPU
Dina Wahyu Hidayati, Mohammad Na’iem, W.W. Winarni
2001 | Skripsi | S1 KEHUTANANJati, kayu dengan kualitas baik, disukai, dan punya nilai ekonomi yang tinggi. Kebutuhan akan kayu ini semakin meningkat, sementara produktivitas menurun. Salah satu pemecahannya adalah dengan teknik silvikultur intensif, yang salah satunya adalah penggunaan bibit unggul. Pembiakan vegetatif merupakan pilihan karena memungkinkan memperoleh perbaikan sifat genetik yang besar secara cepat. Dalam program pemuliaan pohon upaya ini dilakukan dalam salah satu kegiatannya yaitu uji klon. Evaluasi Uji Klon Jati di KPH Cepu ini bertujuan untuk (1) Mengetahui prosen hidup klon-klon yang diuji, (2) Mengetahui variasi turnbuh antar klon, (3) Mengetahui klon yang terbaik, (4) Mengetahui taksiran nilai heritabilitas terhadap klon teruji, (5) Mengetahui korelasi genetik antar parameter yang ada. Penelitian dilakukan pada tanaman uji klon jati umur 1 tahun di BKPH Cabak, KPH Cepu. Jumlah klon 65. Penanaman menggunakan rancangan Acak Lengkap Berblok dengan 5 blok dan 4 treeplot, dengan jarak tanam 3 x 3 m. Penanaman dilakukan pada bulan Februari 1999 dengan jarak tanam 3x 3 m. Hasil penelitian menunjukkan terdapat variasi genetik tinggi dan diameter tanaman. Lima klon terbaik berturut-turut adalah : untuk karakter tinggi nomor klon 97, 20, 31, 120, 63 sedangkan untuk karakter diameter adalah klon nomor 97, 20, 110, 63, 102. Taksiran nilai heritabilitas termasuk tinggi yaitu 0,39 dan 0,43. Sedangkan perolehan genetik antara 9 % - 10 %. Korelasi genetik antara tinggi dan diameter tanaman diperoleh nilai positif sebesar 0,845.
Kata Kunci : Jati, uji klon, KPH Cepu, heritabilitas