Laporkan Masalah

PERILAKU PENYERANGAN KELOMPOK KERA EKOR PANJANG KE LAHAN PERTANIAN PADA KAWASAN HUTAN RAKYAT DI DUSUN NYEMANI, KEC. SAMIGALUH KAB. KULON PROGO

HERLAN, Djuwantoko, Atmojo Thoyib

2001 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kera ekor panjang mernpakan satwa yang sangat adaptif , sehingganya dapat kita jumpai pada berbagai macam tipe habitat mulai dari hutan primer sampai hutan sekunder, termasuk didalamnva daerah-daerali perkampungan. Keberadaan kera ekor panjang di daerah tertentu comohnya di desa Sidohaijo, dusun Nyemani sudah menjadi hama bagi tanaman peratanian yang diusahakan oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan selama bulan September sampai Oktober 2000 dengan tnjuan untuk mengetahui populasi kera ekor panjang kelompok Ngebungan-Delimas; mengetahui tipe habitat yang dikunjungi kera ekor panjang di dusun nyemani; mengetahui luas home range dan luas dan posisi teritori; mengetahui aktivitas harian dan perilaku penyerangan kera ekor panjang menuju lahan pertanian; serta mengetahui jenis-jenis tanaman dan palatabilitas pakan kera ekor panjang di lahan pertanian penduduk. Metode yang digunakan untuk mengetahui aktivitas dan perilaku penyerangan ke lahan penduduk adalah scan technique, sedangkan untuk mengetahui populasi, tipe habitat, jenis dan palatabilitas pakan kera ekor panjang dengan pengamatan langsung di lapangan. Data populasi dan lama penyerangan pada berbegai jarak lahan di analisis dengan statistik dan untuk data tipe habitat, aktivitas harian, perilaku penyerangan dan jenis serta palatabilitas pakan di analisis dengan deskriptif kualitatif. Populasi kera ekor panjang di dusun Nyemani kelompok Ngebungan-Delimas pada bulan September 44 ekor dan bulan Oktober 41 ekor, dengan luas home range 24,5 ha dan luas teritori 2 ,75 ha yang berada di lereng-lereng bukit. Tipe habitat yang dikunjungi yaitu hutan rakyat selama 8450 menit (46,94%), lereng bukit 7335 menit (40,75%) dan lahan pertanian 2215 menit (12,31%). Adapun rangkaian aktivitas hariannya 28% bergerak, 25% makan, 21% istirahat, 15% grooming, 9% main dan 2% lain-lain.Perilaku penyerangan lahan dimulai dari aktivitas mengintai, bergerak masuk, makan dan bersembunyi. Lama waktu penyerangan kera ke lahan pada berbagai lokasi tidak jauh berbeda Tanaman yang paling sering diserang oleh kera ekor panjang adalah nangka (21,06%), salak (13,93%), kelapa (13,01%), pisang (8,83) dan ketela (7,85%).

Kata Kunci : perilaku, kera ekor panjang, hutan rakyat, populasi, habitat, home range dan palatabilitas

  1. S1-FKT-2001-101691-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-2001-101691-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-2001-101691-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-2001-101691-title.pdf