UJI KLON JATI (Tectona grandis L.f.) DAN EVALUASI PERTUMBUHANNYA SASVSPAI LlmUR 12 BULAN Dl KPH NGAWI
Fitrianti Estiningsih, Moch. Na’iem, Sapto Indrioko
2000 | Skripsi | S1 KEHUTANANEvaluasi awal klon uji jati ( Tectona grandis L.f.) yang berasal dari stek pucuk ini bertujuan untuk: mengetahui variasi pertumbuhan diameter; mengetahui taksiran nilai heritabilitas berbagai macam parameter genetik; serta mengetahui korelasi genetik antara sifat pertumbuhan meninggi clengan sifat pertumbuhan diameter. Pembangunan tanaman uji klon berlokasi di Petak 70a, RPH Gendingan, BKPH Walikukun, KPH Ngawi. Bahan yang digunakan sebanyak 50 famili yang berasal dari kebun pangkas jati Pusat Pengembangan Hutan Peruin Perhutani di Cepu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Berblok (RCBD) dengan 50 klon sebagai perlakuan, 5 blok sebagai ulangan dan tiap plot terdiri dari 4 treeplot, sehingga juinlah tanaman seluruhnya adalah 1000 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan hidup dan beradaptasi tanaman yang cukup tinggi selama di lapangan dengan persen hidup sebesar 89,4% dan terdapat variasi genetik yang berbeda nyata pada taraf uji 0,05 di antara scediot yang diuji pada umur 12 bulan untuk karakter tinggi tanaman dan diameter batang. Seedlot terbaik berdasarkan pertumbuhan tinggi hingga umur 12 bulan adalah klon nomor 97 (289 cm) dan berdasarkan pertumbuhan diameter juga terdapat pada klon nomor 97 (4,802 cm). Taksiran nilai heritabilitas famili untuk tinggi sebesar 0,784 sedangkan untuk diameter sebesar 0,505. Korelasi genetik antara tinggi dan diameter batang pada umur 12 bulan adalah positif yaitu sebesar 0,84. Ser.ara deskriptif juga dilakukan pengamatan terhadap kecendemngan sifat kerniringan batang, batang dengan sifat pertumbulian lurus sebesar 89 % sedangkan batang dengan kemiringan lebih dari 45° sebesar 11 %.
Kata Kunci : Heritabilitas, Tectona grandis L.f., uji klon