Laporkan Masalah

VARIASI KEAWETAN ALAMI KAYU HIBRID AKASIA (Acacia mangium �� Acacia auriculiformis) PADA ARAH AKSIAL DAN RADIAL POHON TERHADAP SERANGAN RAYAP KAYU KERING (Cryptotermes cynocephalus Light.)

FATMA ZOHRA, Tomy Listyanto, S.Hut., M.Env.Sc., Ph.D.; Dr. Sri Sunarti, S.Hut., M.P.

2019 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Hibrid akasia (Acacia mangium x Acacia auriculiformis) merupakan hasil persilangan antara A. mangium dan A. auriculiformis, baik persilangan alami maupun buatan. Hibrid akasia memiliki beberapa keunggulan meliputi pertumbuhan lebih cepat, batang lurus, tahan terhadap serangan penyakit busuk hati, dan mampu beradaptasi pada berbagai kondisi lingkungan tempat tumbuh. Informasi mengenai sifat kayu hibrid akasia terutama sifat keawetannya masih belum banyak diketahui. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keawetan alami kayu hibrid akasia (A. mangium x A. auriculiformis) pada arah aksial maupun arah radial terhadap serangan rayap kayu kering (Cryptotermes cynocephalus Light.). Sampel uji yang digunakan adalah kayu hibrid akasia (A. mangium x A. auriculiformis) dari pohon umur 6 tahun yang ditanam di Wonogiri, Jawa Tengah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan dua faktor yaitu arah aksial dengan aras pangkal, tengah, ujung dan arah radial dengan aras dekat hati, dekat kulit. Parameter yang diamati adalah kehilangan berat, mortalitas rayap, dan kadar ekstraktif kayu mengacu pada metode rayap makan tanpa pilihan. Hasil penelitian menunjukan pada arah radial berpengaruh sangat nyata pada taraf uji 0,01 terhadap kadar ekstraktif kayu hibrid akasia. Kadar ekstraktif tertinggi berada di bagian tengah dekat hati sebesar 14,69%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu hibrid akasia memiliki ketahanan kayu terhadap rayap kayu kering berdasar kehilangan berat dengan kelas ketahanan I (sangat tahan) berdasarkan standar SNI 01-7207-2006. Kehilangan berat terhadap serangan rayap kayu kering berkisar antara 0,62% dan 1,29%; dan besar mortalitas rayap berkisar antara 93,33% dan 98%.

Acacia hybrid (Acacia mangium x Acacia auriculiformis) is a crossbreed between A. mangium and A. auriculiformis, through natural or artificial process. Acacia hybrids has several advantages such as fast growth, straight stems, resistant to pest and disease, and better adaptability in various sites. The previous research of Acacia hybrid for wood properties is still limited especially about it is natural durability. The aim of this study was to observe the natural durability of Acacia hybrid (A. mangium x A. auriculiformis) wood at axial and radial directions against the drywood termite (Cryptotermes cynocephalus Light.). The samples were six years old Acacia hybrid (A. mangium x A. auriculiformis) wood harvested from Wonogiri, Central Java. The experimental design was completely randomized design using two factors, axial direction (base, middle, end) and radial direction (near heart, near bark). The parameters observed were mass loss of wood, termite mortality, and extractive content of wood referring to the termite feeding method without choice. The results shown that the extractive content of Acacia hybrid wood was significantly affected by the radial direction. The highest extractive content was 14.69% found in the middle of a wood section. Acacia hybrid wood categorized into class I (highly resistant) of SNI standards 01-7207-2006. Mass losses was in the range between 0.62% and 1.29%; and termites mortality was in the range between 93.33% and 98%.

Kata Kunci : hibrid akasia, keawetan alami, arah aksial radial, rayap kayu kering; Acacia hybrid, natural durability, axial radial directions, drywood termites

  1. S1-2019-366358-Abstract.pdf  
  2. S1-2019-366358-Bibliography.pdf  
  3. S1-2019-366358-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-366358-Title.pdf