STUDI PROSES PRODUKSI DAN RENDEMEN KURSI UKIR RAKOKO PADA BEBERAPA INDUSTRI KURSI DI DESA SUKODONO KABUPATEN JEPARA JAWA TENGAH
Priminia Vidya Sari, Kasmudjo
2000 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian ini bertujuan : (1) mengetahui alur proses produksi industri mebel ukir pada industri skala kecil dan rumah tangga di Jepara khususnya jenis kursi makan rakoko (2) mengetahui efisiensi bahan baku (rendemen) mebel ukir kursi makan rakoko pada masing-masing skala industri dan jenis sortimen. Pengamatan proses produksi pada masing-masing skala industri dilakukan untuk mengetahui alur proses produksi. Perhitungan rendemen dilakukan pada setiap tahap proses produksi kursi makan rakoko. Faktor yang diduga mempengaruhi rendemen yaitu : (1) skala industri yaitu kecil dan rumah tangga (2) faktor jenis sortimen kayu bulat jati yaitu Ai, dan Am. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan uji lanjut Least Significant Difference. Dari hasil pengamatan didapatkan alur proses produksi pembuatan kursi makan rakoko pada industri skala kecil dan rumah tangga secara umum tidak berbeda nyata Dari hasil perhitungan rendemen dan analisis didapatkan bahwa : faktor skala industri berpengaruh terhadap rendemen 1 (volume lembaran papan /volume kayu bulat), rendemen 2 (volume komponen mentah /volume lembaran papan), rendemen 4 (volume komponen mentah/volume kayu bulat), 5 (volume komponen jadi/volume kayu bulat) dan 6 (volume komponen jadi/volume lembaran papan), dengan nilai rendemen 1 untuk industri rumah tangga dan kecil adalah 69,327% dan 73,324%, rendemen 5 untuk industri rumah tangga dan kecil adalah 24,000% dan 25,291%. Faktor jenis sortimen berpengaruh terhadap rendemen 2 (volume komponen mentah/volume lembaran papan) dan 6 (volume komponen jadi/volume lembaran papan), dengan nilai rendemen jenis sortimen A|, A», dan Am secara berturut-turut adalah : rendemen 1 sebesar 66,613%, 72,045% dan 75,319% ; rendemen 2 sebesar 45,288%, 55,449% dan 57,793% ; rendemen 4 sebesar 29 ,532%, 39,817% dan 43,445% ; rendemen 5 sebesar 19,408%, 25,923% dan 28,605% ; rendemen 6 sebesar 29,746%, 36,108% dan 38,013%. Faktor jenis sortimen tidak berpengaruh terhadap rendemen 3 (volume komponen jadi/volume komponen mentah). Faktor Interaksi antara kedua faktor yaitu skala industri dan jenis sortimen tidak berpengaruh terhadap rendemen proses produksi. Rendemen 5 yang merupakan rendemen awal proses sampai akhir proses yaitu dari kayu bulat menjadi komponen jadi.mempunyai nilai terkecil. Industri rumah tangga dan kecil disarankan menggunakan sortimen An untuk membuat produk kursi makan rakoko dan menghindari sortimen A|. Penelitian lanjutan terhadap jenis produk mebel lain perlu dilakukan untuk mengetahui rendemen jenis mebel secara keseluruhan. Proses produksi pembuatan pola komponen pada lembaran papan kemudian digergaji merupakan proses yang efisien.
Kata Kunci : Proses Produksi, Rendemen, Kursi Ukir Rakoko