ANALISIS PRESTASI KERJA DAN BIAYA PENYARADAN (PREHAULING) KAYU PINUS DENGAN MOBIL
SITI MUKROMAH, Haryanto
2000 | Skripsi | S1 KEHUTANANDalam membuat atau menyusun rencana pemanenan hasil hutan, dibutuhkan pengetahuan tentang berbagai macam alat dan peralatan (perlengkapan) yang digunakan untuk kegiatan pemanenan, yaitu menyangkut prestasi kerja, analisa biaya dan mekanisme kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi kerja, mengetahui besarnya biaya, dan mengetahui mekanisme kerja penyaradan dengan mobil . Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data yang telah diperoleh dikelompok-kelompokkan untuk kemudian dianalisis, yang meliputi analisis prestasi kerja dan analisis biaya. Analisis prestasi kerja dilakukan dengan metode lime study sehingga diperoleh prestasi kerja mobil pada kegiatan penyaradan, sedangkan analisis biaya dilakukan untuk mengetahui besarnya komponen-komponen biaya dan total biaya penyaradan (prehauling) dengan mobil, kemudian dibandingkan dengan tarif sewa Perhutani untuk membayar kegiatan tersebut. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penyaradan dengan mobil terdiri dari empat pokok kegiatan yaitu menuju kayu, memuat kayu, membawa (menyarad) kayu dan membongkar kayu, sedangkan hasil analisis data menunjukkan bahwa prestasi kerja standar mobil adalah 1,15 m3/jam pada jarak sarad rata-rata 16 Hm, biaya usaha mesin Rp. 13.498,09 / jam dengan biaya penyaradan (prehauling) sebesar Rp 8. 226,49 / m3 km pp. Penyaradan dengan mobil akan dilakukan bila tarif sewa yang dikeluarkan perusahaan KSO masih bisa ditolerir. Apabila tarif terlalu tinggi secara teoritis penyaradan dengan mobil tidak akan dilakukan. Namun demikian penyaradan merupakan kegiatan yang harus tetap ada dalam kegiatan pemanenan kayu, oleh karena itu jika mobil tidak digunakan lagi berarti Perhutani harus mencari altematif (alat) lain untuk menyelesaikan,. kegiatan tersebut.
Kata Kunci : Prestasi Kerja, Biaya, Penyaradan (prehauling), Mobil