Laporkan Masalah

PENGARUH POSISI AKSIAL DAN RADIAL TERHADAP SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA KAYU JATIASAL BENIH DAN TRUBUSAN DARI PALIYAN

Agus Suwarno, Sri Nugroho Marsoem, J.P Gentur Sutapa

2000 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kebutuhan kayu jati untuk bahan baku industri terus mengalami peningkatan sehingga mendorong pemanfaatan kayu yang berasai dari tanaman hasil trubusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan sifat fisika dan mekanika kayu jati asai Paiiyan Gunung Kidul. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga faktor, yang pertama adaiah kayu yang berasai dari tanaman hasil benih biji dan kedua berasai dari tanaman hasil trubusan. Faktor kedua adalah posisi aksial yaitu bagian pangkal, tengah dan ujung batang. Faktor ketiga adalah posisi radial yaitu bagian dekat hati dan dekat kulrt. Ketiga faktor disusun secara faktorial. Hasil anaiisis keragaman yang berbeda nyata diuji lebih lanjut dengan uji Honestly Significant Difference (HSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kayu jati dari tanaman hasil benih memiliki sifat fisika dan mekanika iebih baik dibandingkan dari trubusan. Pengaruh asal benih baik sebagai faktor tunggal atau berinteraksi memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, berat jenis, perubahan dimensi dan sifat mekanika kayu. Kedudukan aksial berpengaruh nyata terhadap berat jenis, perubahan dimensi. Kedudukan radial berpengaruh nyata terhadap kadar air dan pengembangan. Nilai rata-rata kandungan air segar kayu dari tanaman asal benih adalah 93,44% dan dari trubusan adalah 109,77%. Berat jenis kayu adalah 0,55 dan 0,506. Penyusutan pada arah longitudinal adalah 0,55% dan 0,6%, dan arah tangensial 3,034% dan 3,08%, dan arah radial 2,016% dan 2,376%. Pengembangan pada arah longitudinal 0,561% dan 0,583%, dan arah tangensional 4,767% dan 5,516%, dan arah radial 2,493% dan 2,759%. Keteguhan lengkung statik maksimum adaiah 946,21kg/cm2 dan 845,62 kg/cm2. Keteguhan tekan sejajar serat maksimum adalah 464,32 kg/cm2 and 391,1 kg/cm2. Keteguhan tekan tegak lurus serat adalah 162,13 kg/cm2 dan 145,56 kg/cm2. Keteguhan geser adalah 102,192 kg/cm2 dan 63,114 kg/cm2. Keteguhan belah adalah 21 kg/cm2 dan 17,95 kg/cm2.

Kata Kunci : sifat fisika dan mekanika, kayu jati, asal benih

  1. S1-2000-81453-abstract.pdf  
  2. S1-2000-81453-bibliography.pdf  
  3. S1-2000-81453-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2000-81453-title.pdf