STUDI TINGKAT BAHAYA EROSI DI SUB DAS SAFI DS DAS SERAYU
Sri Yunarni, Agus Setyarso, Sri Astuti Soedjoko
1996 | Skripsi | S1 KEHUTANANDi Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, kepadatan penduduk sangat tinggi. Penduduk Pulau Jawa sebagian besar menggantungkan hidupnya pada bidang pertanian, sehingga lahan yang ada digunakari semaksimal mungkiri untuk kegiatan pertanian. Berkurangnya luas hutan dapat berarti berkurangnya penutupan lahan oleh vegetasi apalagi disertai pengolahan lahan yang tidak benar dapat menyebabkan terjadinya erosi. Hal ini disebabkan air hujan yang jatuh hanya sebagian kecil yang dapat diserap oleh tanah, sedangkarx sebagian besar air hujan tersebut mengalir langsung ke sungai-surxgai. Aliran langsung pada permukaan tanah inilah yang menyebabkan terjadinya erosi. Erosi menyebab ¬ kan tanah bagiarx atas yang subur sedikit demi sedikit terkikis sehingga kesuburan lahanpun menurun pula. Adanya erosi pada suatu kawasan dapat dengan mudah dikenali jika diadakan pengamatan di lapangan. Pendugaan erosi dengan persamaan umum kehilangarx tanah dilakukan terhadap faktor-faktor yang berpengaruh terhadap besar nya erosi. Sub DAS Sapi Ds, yang merupakan bagian dari DAS Serayu Hulu, wilayahnya seluas 34.409,961 ha terdapat erosi sangat tinggi/berat seluas 3.862,500 ha, erosi berat 3.225,000 ha, erosi sedang 4.268,750 ha dan erosi ringan serta sangat ringan sebesar 23.153,711 ha.
Kata Kunci : DAS, erosi, konservasi tanah