PENGARUH PENAMBAHAN PREMIX MINERAL ENRICHED ESSENTIAL OIL (PMEEO) DAN SPIRULINA DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS INTERIOR DAN EKSTERIOR TELUR AYAM PETELUR
MARHAMAH, Dr. Ir. Heru Sasongko, MP.
2019 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANINTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Premix Mineral Enriched Essential oil (PMEEO) dan spirulina terhadap Interior dan eksterior telur pada ayam petelur. Penelitian ini menggunakan 45 ekor ayam Lohmann Brown dibagi menjadi 3 perlakuan di mana tiap perlakuan 15 ekor. Perlakuan yang diberikan adalah : tanpa penambahan feed additive pakan sebagai kontrol, penambahan PMEEO dengan dosis 0,2 % dalam ransum, penambahan spirulina dengan dosis 0,1 % dalam ransum. Parameter yang diamati meliputi indeks telur, indeks albumen, indeks yolk, warna yolk, tebal kerabang, berat kerabang, berat telur dan nilai Haugh Unit. Data yang didapat dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Searah. Apabila terdapat perbedaan dilanjutkan dengan Uji Jarak Ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan PMEEO dan Spirulina tidak mempengaruhi pada indeks telur, indeks albumen, indeks yolk, haugh unit, tebal kerabang, dan berat telur. Akan tetapi dengan dosis PMEEO 0,2 % dan Spirulina 0,1 % dapat meningkatkan warna kuning telur dan berat kerabang.
ABSTRACT This study conducted to determine the effect of addition premix mineral enriched essential oil (PMEEO) and Spirulina in the ration on egg quality of laying hens. A total of 45 lohmann laying hens 56 week old divided into three treatments, each treatment consist of 15 laying hens. The treatments were control diet, control diet + PMEEO 0,2 %, and control diet + Spirulina 0,1%. The data observed included egg index, albumen index, yolk index, yolk colour, shell thickness, shell weigth, egg weight and Haugh Unit. Data were analyzed using one way analysis of anova and continued by Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the addition of PMEEO and Spirulina had no significant affect the egg index, albumen index, yolk index, haugh unit, shell thickness, and egg weight. However, with a dose of 0.2% Mineral Enriched Essential Oil and 0.1% Spirulina increase on yolk colour and shell weight.
Kata Kunci : Ayam petelur, Kualitas eksterior telur, Kualitas interior telur, Premix Mineral Enriched Essential oil (PMEEO), Spirulina