STUDI PENYUSUNAN RENCANA ALOKASI ANGKUTAN KAYU HASH TEBANGAN DARI PETAK TEBANGAN KE TPK DALAM SATU PERIODA TEBANGAN DENGAN BERDASARKAN PADA MINIMISASI BIAYA ANGKUTAN ( Studi Kasus di KPH Cepu )
ARI SAPTOMO, Agus Setyarso
1995 | Skripsi | S1 KEHUTANANSejak dikeluarkannya rencana perusahaan (RP) untuk suatu KPH , maka pada waktu itu pula sudah timbul masalah pengaturan transportasi hasil tebangan kayu jati dari lokasi petak tebangan untuk diangkut ke TPK. Namun sampai saat ini diduga pengaturan transportasi kayu tersebut belum efisien. Salah satu cara untuk mengefisienkan transportasi ini adalah dengan menggunakan linear pro ¬ graming. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan model alokasi transportasi hasil hutan (kayu) dari petak tebangan ke TPK yang optimal, yaitu yang memberikan total biaya transportasi yang minimum. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh Perhutani sebagai dasar untuk penekanan biaya transportasi dan dapat memberikan informasi yang penting bagi pengelola hutan didalam menyusun rencana produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi optimal berdasarkan 7 altenatif pola pengangkutan dapat memberi ¬ kan total biaya tranportasi yang lebih rendah bila diban dingkan dengan alokasi menurut hasil perencanaan Perhuta ¬ ni. Sedangkan total biaya paling minimum adalah pola G, yakni angkutan loko dimanfaatkan secara maksimal. Apabila konsep bagian hutan diterapkan dilapangan, akan didapat penghematan total biaya transportasi pada khususnya dan total biaya eksploitasi pada umumnya.
Kata Kunci : Angkutan kayu, rencana alokasi, pengangkutan