KEMAMPUAN FOTO UDARA PANKROMATIK HITAM PUTIH UNTUK MENENTUKAN INDEKS BAHAYA EROSI DI SUB DAS KARANGANYAR SEBAGAI ARAHAN PRIORITAS PENANGANAN SUB DAS
PRASETYO LUKITO, Imam Abdul Rochman, Sri Astuti Soedjoko
1996 | Skripsi | S1 KEHUTANANMasalah umum yang teijadi pada pengelolaan Sub DAS adalah tekanan masyarakat t'erhadap sumber daya lahan. Masalah yang menonjol di daerah penelitian ini adalah pengolahan lahan pertanian dengan sistem monokultur yang intensif dan banjir yang selalu melanda daerah hilir. Dengan tersedianya data foto udara maka dalam pengumpulan data digunakan foto udara sebagai sumber data.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kemampuan foto udara pankromatik hitam putih skala 1:20.000 dalam menyediakan data untuk menentukan nilai IBE Sub DAS dan menentukan besamya nilai IBE unit lahan untuk arahan prioritas penanganan Sub DAS berdasarkan nilai IBE. Penelitian dilakukan di Sub DAS Karanganyar, DAS Luk Ulo, BKPH Karanganyar, KPH Kedu Selatan. Dalam penelitian ini digunakan foto udara pankromatik hitam putih KPH Kedu Selatan, skala 1:20.000 tahun 1993, peta topografi skala 1:50.000 tahun 1964, dan peta penggunaan lahan skala 1:50.000 tahun 1991. Data diperoleh dari foto udara dengan jalan menginterpretasi obyek kemudian mendeiiniasi dan mengukur tinggi tempat. Dari data di atas kemudian dibuat peta penggunaan lahan, peta kontur, peta kelerengan, peta bentuk wilayah. Dari peta-peta tersebut kemudian dibuat peta unit lahan, dengan memasukkan data atribut diperoleh peta IBE unit lahan. Hasil penelitian setelah dilakukan penghitungan dan analisis menunjukkan bahwa ketelitian seluruh hasil interpretasi sebesar 88,97%. Ketelitian pemetaan rata-rata sebasar 79,88%.Nilai IBE tertimbang Sub DAS Karanganyar sebesar 4,14. Dari hasil penghitungan ketelitian interpretasi yang lebih besar dari 80% dan ratarata pemetaan lebih besar dari 50% maka foto udara tersebut dapat digunakan sebagai sumber data dan dapat digunakan untuk pemetaan. Nilai IBE tertimbang Sub DAS Karanganyar sebesar 4,14 merupakan angka relatif terhadap bahaya erosi (aktual) seluruh kawasan (hulu dan hilir) yang hanva berlaku di Sub DAS Karanganyar. Prioritas penanganan Sub DAS di mulai dari Sub DAS dengan nilai IBE tertinggi dan secara berurutan diakhiri dengan Sub DAS dengan nilai IBE terkecil.
Kata Kunci : foto udara, indeks bahaya erosi, pankromatik, penanganan sub das