Laporkan Masalah

PENGARUH PROGRAM e-WARONG DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN KELUARGA (Studi Di Kota Yogyakarta)

FARID SUPRIANTO, Prof. Dr. Hartono, DEA., DESS.,Dr. Djaka Marwasta, M.Si

2019 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONAL

Dampak kemiskinan dapat mengakibatkan terjadinya konflik dan tekanan didalam keluarga yang dapat melemahkan ketahanan keluarga. Sebagai bagian dari kekuatan nasional maka ketahanan keluarga perlu dibina dan dikembangkan agar dapat dijadikan sumber daya yang efektif dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-Warong dalam pengentasan kemiskinan dan implikasinya terhadap ketahanan keluarga. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif, dengan lokasi penelitian di Kota Yogyakarta yang sudah terbentuk 25 e-Warong. Pengambilan sampel menggunakan metode acak sederhana dari 10 e-Warong yang diperoleh sejumlah 82 responden. Variabel yang digunakan adalah kinerja e-Warong, kemiskinan, dan ketahanan keluarga. Pengambilan data didapatkan dengan menggunakan instrumen penelitian kuesioner dan wawancara. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis regresi dan korelasi Rank Spearman. Dari hasil analisis deskriptif kinerja e-Warong diketahui belum ada e-Warong kategori kinerja baik. Kinerja e-Warong berpengaruh tidak signifikan terhadap kemiskinan (sig 0,169 > 0,05) berarti hipotesis penelitian pertama tidak terbukti. Kinerja e-Warong berpengaruh tidak signifikan terhadap ketahanan keluarga (sig 0,082 > 0,05) berarti hipotesis penelitian kedua tidak terbukti. Hasil korelasi Rank Spearman = 0,543 (sig.0,000 < 0,05) menjelaskan bahwa kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap ketahanan keluarga berarti hipotesis ketiga terbukti. Kemiskinan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan berpengaruh tidak signifikan terhadap ketahanan keutuhan keluarga. Kemiskinan ekonomi, dan kesehatan berpengaruh signifikan tetapi pendidikan berpengaruh tidak signifikan terhadap ketahanan fisik keluarga. Kemiskinan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap ketahanan ekonomi keluarga. Kemiskinan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan berpengaruh tidak signifikan terhadap ketahanan sosial-psikologis keluarga. Kemiskinan ekonomi, kesehatan berpengaruh tidak signifikan tetapi pendidikan berpengaruh signifikan terhadap ketahanan sosial budaya keluarga. Pendapatan dari pengelolaan e-Warong sudah mencapai Rp. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) per bulan dan sudah dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar anggotanya.

The impact of poverty can lead to conflict and pressure within the family which can weaken family resilience. As part of national power, family resilience needs to be fostered and developed so that it can be used as an effective resource in development. This study aims to analyze the effect of e-Warong on poverty alleviation and its implications for family resilience. This research method uses a quantitative analysis approach, with research locations in the city of Yogyakarta which has formed 25 e-Warong. Sampling using a simple random method from 10 e-Warong obtained 82 respondents. The variables used were e-Warong performance, poverty, and family resilience. Retrieval of data obtained by using questionnaire research instruments and interviews. The statistical analysis used was regression analysis and Spearman Rank correlation. From the results of the descriptive analysis of e-Warong's performance it is known that there are no good e-Warong performance categories. The e-Warong performance has no significant effect on poverty (sig 0.169 > 0.05) means that the first research hypothesis is not proven. The e-Warong performance did not have a significant effect on family resilience (sig 0.082 > 0.05), meaning that the second research hypothesis was not proven. The results of the Spearman Rank correlation = 0.543 (sig. 0.000 < 0.05) explain that poverty has a significant effect on family resilience, meaning the third hypothesis is proven. Economic, educational and health poverty does not have a significant effect on family integrity. Economic poverty and health have a significant effect but education has no significant effect on family physical resilience. Economic, health, and education poverty have a significant effect on family economic resilience. Economic, health and education poverty does not have a significant effect on the family's psychological and social security. Economic poverty, health have an insignificant effect but significant education on family's socio-cultural resilience. Revenue from e-Warong management has reached Rp. 5,000,000 (Five Million Rupiah) per month and can already assist in meeting the basic needs of its members.

Kata Kunci : e-Warong, Poverty, Family Resilience

  1. S2-2019-405095-abstract.pdf  
  2. S2-2019-405095-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-405095-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-405095-title.pdf