PERANAN PENYADAPAN GETAH PINUS DALAM MENUNJANG PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN Dl DESA TERTINGGAL SEKITAR HUTAN ( STUDI KASUS DESA SIRAU KEC.KARANGMONCOL KAB. PURBALINGGA )
RIYADIN HENDRATNO, Djuwadi
1998 | Skripsi | S1 KEHUTANANProgram Inpres Desa Tertinggal (IDT), adalah bagian dari gerakan nasional penangulangan kemiskinan yang merupakan perwujudan dari pelaksanaan Bab 9 Repelita VI yaitu pemerataan pembangunan dan penanggulangan kemiskinan yang diluncurkan berdasarkan inpres no 5 tahun 1993. Program ini menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan ekonomi rakyat. Sektor kehutanan dapat menunjang program penanggulangan kemiskinan dengan cara memberikan lapangan keija dan tambahan pendapatan kepada masyarakat sekitar hutan. Untuk hutan pinus, lapangan pekeijaan yang dapat diberikan salah satunya adalah penyadapan getah pinus. Penelitian ini dilakukan di desa Sirau, kec. Karangmoncol, kab. Purbalingga, yang termasuk dalam wilayah hutan RPH Picung, BKPH Gunung Slamet Timur, KPH Banyumas Timur. Responden terpilih adalah petani penyadap yang juga penerima bantuan dana IDT. Cara pemilihan responden dilakukan dengan metode purposive sampling dimana responden dibagi dalam 3 kelompok sesuai dengan tahap penerimaan bantuan dana IDT, yaitu tahap I (1994), tahap II (1995), tahap III (1996), semuanya berjumlah 38 orang. Data yang diambil meliputi keadaan sosial ekonomi penduduk, sumber pendapatan yang ada, perkembangan dana IDT, hasil dari kayu bakar serta pendapatan dari penyadapan getah pinus. Dari hasil penelitian, kontribusi penyadapan getah pinus terhadap pendapatan total penyadap pada kelompok I adalah 47,17%, pada kelompok II 46,45% dan pada kelompok III 41,92%. Pendapatan tersebut mempunyai peranan yang paling besar pada semua kelompok. Dengan adanya penyadapan getah pinus, dapat meningkatkan taraf hidup penyadap warga IDT, sehingga berada diatas garis kemiskinan sebanyak 2 RTM (kelompok I), 8 RTM (kelompok II). Namun pada kelompok III, penyadapan getah pinus tidak dapat mengurangi penyadap yang berada dibawah garis kemiskinan.
Kata Kunci : Penyadapan getah pinus, pendapatan, peranan penting, program penanggulangan kemiskinan