Laporkan Masalah

STUDI PEMBANGUNAN HUTAN Dl PETAK 85 BKPH NGUJUNG TIMUR KPH JOMBANG

BUDI SASONGKO, Dr. Ir. Hasanu Simon MS.

1992 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kegagalan tanaman yang terjadi di petak-petak hutan, salah satunya diduga akibat keadaan sosial ekonomi masyarakat setempat. Sehubungan dengan itu, metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui sebab-sebab kegagalan pembangunan hutan adalah wawancara, pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan serta mengumpulkan catatan-catatan yang tersedia di Kantor Perhutani maupun Kantor Desa Ketandan. Dari data yang diperoleh dapat diketahui sebab-sebab kegagalan tanaman di petak 85, yaitu karena biaya tanaman yang dapat dinikmati oleh pesanggem sangat rendah, beban tanggungjawab mandor tanam melebihi kemampuannya, konsumsi kayu bakar cukup tinggi, jumlah ternak yang harus didukung oleh hutan cukup besar dan kurangnya kesempatan kerja. Dengan mengetahui sebab-sebab tersebut maka model pembangunan hutan di petak 85 yang tepat dapat dirumuskan, yaitu membuat kelas perusahaan kayu bakar (jenis tanaman pokok Acacia auriculiformis dan tanaman sela lamtoro) dan kelas perusahaan campuran (jati dan lamtoro).

Kata Kunci : -

  1. S1-1992-2303_KT-abstract.pdf  
  2. S1-1992-2303_KT-bibliography.pdf  
  3. S1-1992-2303_KT-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1992-2303_KT-title.pdf