Laporkan Masalah

PENYELESAIAN KREDIT MACET MELALUI EKSEKUSI LELANG DI PT BANK SUMUT

DEVITA APRILIA, Hasrul Halili, S.H., M.A

2019 | Tesis | MAGISTER HUKUM BISNIS DAN KENEGARAAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Penyelesaian Kredit Macet Melalui Eksekusi Lelang di PT Bank SUMUT. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penghambat eksekusi lelang di PT Bank SUMUT. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis empiris, penelitian hukum yuridis empiris merupakan penggabungan antara penelitian yuridis yang menggunakan penelitian kepustakaan dan empiris yang menggunakan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan adalah penelitian untuk mencari dan mengumpulkan semua data tertilis dan bahan-bahan hukum yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Penelitian kepustakaan ialah penelitian yang diperoleh dengan melakukan atau mempelajari berbagai bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder. Penyelesain kredit macet di PT Bank SUMUT adalah melalui eksekusi lelang. Pelaksanaan hak kreditor pemegang hak tanggungan pertama untuk menjual atas kekuasan sendiri (parate eksekusi) yang penjualannya melalui lelang lebih cepat proses untuk pelunasan piutang kreditor. Parate eksekusi artinya menjalankan sendiri atau mengambil sendiri apa yang menjadi haknya tanpa perantara hakim. Parate eksekusi adalah eksekusi yang dilaksanakan sendiri oleh pemegang hak jaminan tanpa melalui bantuan atau campur tangan dari Pengadilan Negeri, melainkan hanya berdasarkan bantuan Kantor Lelang Negara saja. Dengan cara pelelangan umum ini diharapkan dapat diperoleh harga yang paling tinggi dari hasil penjualan objek hak tanggungan tersebut, kreditor berhak mengambil pelunasan piutangnya jika hasil penjualan itu lebih besar dari piutangnya sisanya akan menjadi hak debitor. Salah satu ciri hak tanggungan adalah terletak pada pelaksanaan eksekusinya yang mudah dan pasti, oleh karena itu secara khusus ketentuan eksekusi hak tanggungan diatur tentang lembaga parate eksekusi. Kemudahan menggunakan sarana Pasal 6 UUHT dikarenakan pelaksaan penjualan objek hak tanggungan hanya melalui pelelangan umum, kemudahan tersebut terutama menunjukan efisiensi waktu dibandingkan dengan eksekusi putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

This study aims to find out and analyze the Settlement of non-performing loans through execution auction in SUMUT Bank . the another purpose of this research is to find out the barrier factor of auction execution in SUMUT Bank. This research is an empirical legal research, empirical legal research is a combination of juridical research with normative legal research. Normative legal reseach uses literature or library research and empirical research using field research. Library research is research to find and collect all released data and legal materials relating to the problem under study. Library research is research obtained by conducting or studying various legal materials consisting of primary and secondary legal materials. Resolving non performing loan (NPL) in SUMUTBank is through auction execution. The implementation of the creditor's rights is the first mortgage holder to sell on his own power (parate execution) whose sale is through an auction process faster for repaying creditors' receivables.Parate execution means to run their own or take themselves what they are entitled without any intermediary judge. Parate execution is an execution carried out by the holder of the security right without going through assistance or interference from the District Court, but only based on the assistance of the State Auction Office.This public auction is expected to obtain the highest price from the sale of the object of the mortgage, the creditor has the right to take payment of the debt if the proceeds of the sale are greater than the balance of the remaining debts will be the right of the debtor.One characteristic of mortgage rights is that it is located in the execution of an easy and definite execution, therefore specifically the provisions for the execution of mortgages are regulated about the parate execution institution.The advantage of using the facilities of Article 6 UUHT is because the implementation of the sale of objects of mortgages is only through public auction, these facilities mainly show time efficiency compared to the execution of court decisions that have permanent legal binding.

Kata Kunci : Kredit Macet, Hak Tanggungan, Eksekusi Lelang/ Non-Performing Loans (NPL), Mortgage, Execution of Auction.

  1. S2-2019-392072-abstract.pdf  
  2. S2-2019-392072-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-392072-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-392072-title.pdf