Laporkan Masalah

Hubungan antara Hiperglikemia dengan Gangguan Fungsi Kognitif Lansia di Pakem Yogyakarta

Zena Sabilatuttaqiyya, Dr. dr. Cempaka Thursina Srie Setyaningrum, Sp.S(K); Prof. Dr. dr. Sri Sutarni, Sp.S(K)

2018 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar belakang: Angka harapan hidup yang terus meningkat berimplikasi pada laju pertumbuhan populasi lanjut usia yang lebih cepat. Pada tahun 2017, jumlah lansia di Indonesia mencapai 8,97 persen dari jumlah seluruh penduduk. Transisi demografi menciptakan tantangan tersendiri dalam berbagai aspek kesehatan, salah satunya gangguan fungsi kognitif. Gangguan fungsi kognitif yang meliputi MCI dan demensia berkaitan dengan peningkatan risiko disabilitas dan kematian. Prevalensi demensia pada lansia di Yogyakarta mencapai angka 20,1%. Kunci terpenting dalam strategi preventif terhadap gangguan kognitif adalah dengan mengidentifikasi faktor risiko. Beberapa bukti ilmiah menyatakan bahwa hiperglikemia dan gangguan fungsi kognitif memiliki hubungan bidireksional. Di Yogyakarta Hingga saat ini belum ada penelitian terkait yang berbasis komunitas di level masyarkat umum. Tujuan: Mengetahui hubungan antara hiperglikemia dengan fungsi kognitif pada lansia di Pakem Yogyakarta. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik yang berbasis komunitas dengan desain studi cross-sectional. Status hiperglikemia didapatkan dari pemeriksaan gula darah sewaktu dengan glukometer, sedangkan status fungsi kognitif didapatkan dari pemeriksaan MoCa-Ina. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Dari 45 orang subyek yang diteliti, ditemukan bahwa 17,8% mengalami hiperglikemia dan 82,2% tidak mengalami hiperglikemia. Prevalensi gangguan kognitif mencapai 71,1%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa hiperglikemia tidak memiliki hubungan signifikan dengan gangguan fungsi kognitif (p = 0,672). Namun, terdapat hubungan antara status pekerjaan dengan gangguan kognitif (p = 0,042) dengan korelasi cukup. Kesimpulan: Terdapat kecenderungan hubungan antara hiperglikemia dengan gangguan fungsi kognitif lansia di Pakem Yogyakarta.

Background: Increasing life expectancy has implications for the faster growth rate of the elderly population. In 2017, the number of elderly population in Indonesia reached 8.97 percent of the total population. Demographic transition creates its own challenges in various aspects of health, one of which is cognitive impairment. Cognitive impairment including MCI and dementia is associated with an increased risk of disability and death. The prevalence of dementia in the elderly in Yogyakarta reached 20.1%. The most important key in the preventive strategies of cognitive impairment is to identify risk factors. Some scientific evidence states that hyperglycemia and impaired cognitive function have bidirectional relationships. In Yogyakarta, until now there has been no related community-based research at the public level. Objective: To find out the relationship between hyperglycemia and cognitive function in the elderly in Pakem Yogyakarta. Method: This study was a community-based observational analytic study with a cross-sectional study design. The status of hyperglycemia is measured by checking blood sugar while with a glucometer, while cognitive function status is measured by MoCa-Ina examination. Data analysis is performed using the Chi-Square test with a confidence level of 95%. Results: Of the 45 subjects studied, it is found that 17.8% have hyperglycemia and 82.2% have no hyperglycemia. The prevalence of cognitive impairment reaches 71.1%. The results of the bivariate analysis showed that hyperglycemia is not associated with cognitive impairment (p = 0.672). However, there is a relationship between work status and cognitive impairment (p = 0.042) with sufficient correlation. Conclusion: There is a tendency for the relationship between hyperglycemia and impaired cognitive function in elderly in Pakem, Yogyakarta.

Kata Kunci : Hiperglikemia, gangguan fungsi kognitif, lansia

  1. S1-2018-377970-abstract.pdf  
  2. S1-2018-377970-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-377970-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-377970-title.pdf