Mekanisme Gerakan Tanah Tanggal 22 Februari 2018, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah
ADAM RAKA EKASARA, Dr. Wahyu Wilopo, S.T., M.Eng.; Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D.
2019 | Tesis | MAGISTER TEKNIK GEOLOGIPada tanggal 22 Februari 2018 gerakan tanah terjadi di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Gerakan tanah mengklaim 18 orang meninggal, 4 orang luka-luka dan beberapa infrastruktur rusak. Penelitian ini dilakukan untuk memahami kondisi geologi-geoteknik dan mempelajari mekanisme awal gerakan tanah. Investigasi lapangan dan pemetaan UAV dilakukan untuk mendeteksi bidang gelincir dan mendefinisikan model geometri lereng. Tekanan air pori yang diinduksi curah hujan diperkirakan menggunakan model Slope-Infiltration-Distributed Equlibrium (SLIDE). Metode keseimbangan batas digunakan untuk memperkirakan faktor keamanan, sedangkan parameter kekuatan geser ditentukan dengan menggunakan pendekatan back analysis dibandingkan dengan data laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan tanah memiliki jenis nendatan yang berkembang menjadi aliran. Gerakan tanah terjadi pada lapisan pasir lanauan yang memiliki kuat geser rendah (9,61 kPa - 20,88 kPa) bergerak di atas bidang gelincir berupa breksi andesit yang memiliki kuat geser tinggi (84 kPa). Dari hasil back analysis menunjukkan bahwa parameter kekuatan geser dan intensitas curah hujan sangat mempengaruhi stabilitas gerakan tanah.
On Februari 22, 2018 a landslide has occured in Pasir Panjang Village, Salem District, Brebes Regency, Central Java Province, Indonesia. The landslide claimed 18 dead people, 4 injured people, and damages in several infrastrucures. This research is carried out to understand geological-geotechnical condition and to study the initiation mechanism of the landslide. Field investigation and UAV mapping is carried out to detect slip surface and define slope geometry. The rainfall-induced pore-water pressures were estimated using the Slope-Infiltration-Distributed Equlibrium (SLIDE) model. The limit equilibrium method is used to estimate the safety factor, whereas the shear strength parameters were determined by using the back analysis approach compared with laboratory data. The results showed that the landslide has a type of rotational slide that develops into debris flow. Landslide occured on silty sand layers (low shear strength 9.61 kPa - 20.88 kPa) moving above the slip surface of andesite breccia (high shear strength 84 kPa). From back analysis showed that the shear strength parameters and rainfall intensity strongly influence the stability of landslide.
Kata Kunci : Gerakan tanah, parameter kuat geser tanah, model SLIDE, back analysis